Ketiadaan Kapal Hambat Impor Gula



JAKARTA. Hingga saat ini, sisa gula impor yang belum datang ke dalam negeri itu sebanyak 335,5 ribu ton diantaranya sudah mendapatkan kontrak, artinya sebagian sudah dalam perjalanan dan sebagian dalam proses pengapalan. Sedangkan gula yang belum mendapatkan kontrak sama sekali berjumlah sebanyak 89,5 ribu ton. Sayangnya, sampai saat ini belum ada solusi dari importir untuk menghabiskan kuota yang diberikan pemerintah itu. Direktur Utama PT. PPI, Heinrich Napitupulu menyebutkan, perusahaannya sudah mendaratkan gula disejumlah pelabuhan yaitu Aceh, Belawan, Tanjung Priok, Makasar dan Pontianak secara bertahap sejak Januari. "Sisa kuota kami (45 ribu ton) akan direalisasikan sebelum tanggal 14 April 2010," kata Heinrich. Kendala yang dihadapi oleh sejumlah importir gula saat ini adalah kesulitan dalam mendapatkan kapal yang mau melakukan pengiriman gula ke sejumlah pelabuhan di daerah. Selain mahalnya ongkos, kebanyakan pemilik kapal tidak berminat membawa gula kedaerah yang sepi dari aktivitas bongkar muat kapal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: