KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Ketidakpastian global yang menguat membuat banyak pebisnis, termasuk pebisnis di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara, mengukur ulang potensi, peluang, dan ancaman yang muncul. Ini terlihat dalam penyelenggaraan FutureChina Global Forum (FCGF) ke 16, yang akan diselenggarakan pada 19 September di Singapore Sands Expo & Convention Centre, Singapura. FCGF tahun ini mengambil tema The World in Flux: Challenges and Opportunities”. Tahun ini, FCGF menggelar diskusi yang digelar dalam empat panel dan menghadirkan pembicara serta pemikir tingkat global. Di antaranya adalah Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, Pendiri Bridgewater Associates sekaligus penasihat BPI Danantara Ray Dalio, serta Direktur East Asian Institute National University of Singapore Alfred Schipke. Forum yang digelar oleh Business China, lembaga yang didirikan mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew, ini akan diikuti lebih dari 600 delegasi. Business China menilai, dunia tengah menghadapi ketidakpastian dan ketegangan yang kompleks.
Ketidakpastian dan Ketegangan Memuncak, Pebisnis Asia Kaji Peluang dan Strategi
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Ketidakpastian global yang menguat membuat banyak pebisnis, termasuk pebisnis di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara, mengukur ulang potensi, peluang, dan ancaman yang muncul. Ini terlihat dalam penyelenggaraan FutureChina Global Forum (FCGF) ke 16, yang akan diselenggarakan pada 19 September di Singapore Sands Expo & Convention Centre, Singapura. FCGF tahun ini mengambil tema The World in Flux: Challenges and Opportunities”. Tahun ini, FCGF menggelar diskusi yang digelar dalam empat panel dan menghadirkan pembicara serta pemikir tingkat global. Di antaranya adalah Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, Pendiri Bridgewater Associates sekaligus penasihat BPI Danantara Ray Dalio, serta Direktur East Asian Institute National University of Singapore Alfred Schipke. Forum yang digelar oleh Business China, lembaga yang didirikan mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew, ini akan diikuti lebih dari 600 delegasi. Business China menilai, dunia tengah menghadapi ketidakpastian dan ketegangan yang kompleks.
TAG: