KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pertumbuhan piutang pembiayaan industri multifinance kembali melambat menjadi 0,61% Year on Year (YoY), dengan nilai Rp 514,09 triliun per Maret 2026. Sementara itu, tingkat Non Performing Financing (NPF) gross multifinance tercatat meningkat jadi 2,83% per Maret 2026. PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) menilai terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi kinerja industri multifinance pada awal tahun ini. Direktur Utama Clipan Finance Harjanto Tjitohardjojo mengatakan salah satunya dipengaruhi ketidakpastian ekonomi. "Hal tersebut pada awal 2026 turut mempengaruhi kinerja industri multifinance, baik dari sisi pertumbuhan pembiayaan maupun kualitas aset," katanya kepada Kontan, Jumat (9/5/2026).
Ketidakpastian Ekonomi Berpeluang Pengaruhi Kinerja Multifinance pada Kuartal I-2926
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pertumbuhan piutang pembiayaan industri multifinance kembali melambat menjadi 0,61% Year on Year (YoY), dengan nilai Rp 514,09 triliun per Maret 2026. Sementara itu, tingkat Non Performing Financing (NPF) gross multifinance tercatat meningkat jadi 2,83% per Maret 2026. PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) menilai terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi kinerja industri multifinance pada awal tahun ini. Direktur Utama Clipan Finance Harjanto Tjitohardjojo mengatakan salah satunya dipengaruhi ketidakpastian ekonomi. "Hal tersebut pada awal 2026 turut mempengaruhi kinerja industri multifinance, baik dari sisi pertumbuhan pembiayaan maupun kualitas aset," katanya kepada Kontan, Jumat (9/5/2026).
TAG: