KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah tekanan pasar global yang kian meningkat, investor Indonesia harus tetap rasional dan disiplin dalam mengambil keputusan. Ketidakpastian yang dipicu konflik geopolitik, termasuk perang di Timur Tengah, turut menekan arus modal dan memperbesar volatilitas pasar keuangan. Pada Rabu (6/5), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tutup di 7.092,47, naik 0,5% dibanding sehari sebelumnya. Tapi investor asing terus mencatatkan aksi jual alias net sell jumbo. Kemarin net sell mencapai Rp 482,07 miliar. Di saat yang sama, jumlah investor pasar modal domestik justru terus bertumbuh hingga mencapai 21 juta single investor identification (SID) per akhir Januari 2026. Menariknya, lebih dari separuh atau 54,35% investor individu berasal dari kelompok usia di bawah 30 tahun.
Ketidakpastian Masih Tinggi, Kebutuhan Strategi Jangka Panjang Meningkat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah tekanan pasar global yang kian meningkat, investor Indonesia harus tetap rasional dan disiplin dalam mengambil keputusan. Ketidakpastian yang dipicu konflik geopolitik, termasuk perang di Timur Tengah, turut menekan arus modal dan memperbesar volatilitas pasar keuangan. Pada Rabu (6/5), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tutup di 7.092,47, naik 0,5% dibanding sehari sebelumnya. Tapi investor asing terus mencatatkan aksi jual alias net sell jumbo. Kemarin net sell mencapai Rp 482,07 miliar. Di saat yang sama, jumlah investor pasar modal domestik justru terus bertumbuh hingga mencapai 21 juta single investor identification (SID) per akhir Januari 2026. Menariknya, lebih dari separuh atau 54,35% investor individu berasal dari kelompok usia di bawah 30 tahun.