KONTAN.CO.ID - Jakarta, 15 Oktober 2026 – Bagi pengusaha kecil, tambahan modal bisa berarti banyak hal. Bisa berarti stok dagangan yang kembali penuh, bahan baku yang bisa dibeli tanpa menunggu uang berputar, atau usaha yang akhirnya punya ruang untuk berkembang. Namun, rupanya perubahan tidak berhenti di sana. Melalui Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melihat bahwa manfaat pembiayaan dapat menyentuh hal-hal yang tidak selalu terlihat dari sebuah warung, lapak, atau usaha rumahan. Ada kemampuan yang semakin terasah, kepercayaan diri yang tumbuh, hingga keyakinan bahwa usaha yang dijalankan hari ini masih punya jalan untuk berkembang esok hari. Gambaran tersebut tercermin dari hasil penghitungan Social Return on Investment (SROI) Program Mekaar periode 2022–2024. Setiap Rp1 yang diinvestasikan dalam program menghasilkan manfaat sebesar Rp1,81. Artinya, nilai manfaat yang tercipta mencapai 181% dari nilai investasi program.
Ketika yang Tumbuh Bukan Cuma Usaha, PNM Hadirkan Dampak Lebih Luas bagi Nasabah
KONTAN.CO.ID - Jakarta, 15 Oktober 2026 – Bagi pengusaha kecil, tambahan modal bisa berarti banyak hal. Bisa berarti stok dagangan yang kembali penuh, bahan baku yang bisa dibeli tanpa menunggu uang berputar, atau usaha yang akhirnya punya ruang untuk berkembang. Namun, rupanya perubahan tidak berhenti di sana. Melalui Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melihat bahwa manfaat pembiayaan dapat menyentuh hal-hal yang tidak selalu terlihat dari sebuah warung, lapak, atau usaha rumahan. Ada kemampuan yang semakin terasah, kepercayaan diri yang tumbuh, hingga keyakinan bahwa usaha yang dijalankan hari ini masih punya jalan untuk berkembang esok hari. Gambaran tersebut tercermin dari hasil penghitungan Social Return on Investment (SROI) Program Mekaar periode 2022–2024. Setiap Rp1 yang diinvestasikan dalam program menghasilkan manfaat sebesar Rp1,81. Artinya, nilai manfaat yang tercipta mencapai 181% dari nilai investasi program.