Ketua Baru AAJI Albertus Wiroyo Siap Perkuat Tata Kelola



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menetapkan kepemimpinan baru dalam Rapat Anggota Luar Biasa (RALUB) Tahun 2026 yang digelar pada 23 Februari 2026. Dalam forum tersebut, Albertus Wiroyo Karsono ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengurus AAJI untuk sisa masa jabatan hingga 2028.

RALUB dihadiri 59 perusahaan anggota dan dinyatakan memenuhi kuorum sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Sejumlah agenda strategis dibahas dan diputuskan, termasuk persetujuan pemberhentian pimpinan serta pemilihan Ketua Dewan Pengurus dan Anggota Dewan Pengawas.

Albertus ditetapkan melalui mekanisme pemungutan suara tertutup setelah para calon menyampaikan visi dan arah strategis organisasi. Dalam sambutannya, ia menegaskan kepengurusan ke depan akan berfokus pada penguatan tata kelola, konsolidasi internal, serta peningkatan kepercayaan publik terhadap industri asuransi jiwa.


Baca Juga: WOM Finance Tawarkan Obligasi Senilai Rp 1,5 Triliun, Cek Jadwalnya

“Satu kata untuk arah kepemimpinan ke depan adalah reliable, dapat diandalkan oleh anggota, regulator, dan masyarakat,” ujarnya dalam forum tersebut, Senin (23/2/2026).

Ia menyampaikan, terdapat sejumlah fokus utama yang akan dijalankan. Pertama, penguatan sales conduct untuk memastikan praktik pemasaran berjalan secara etis dan bertanggung jawab. 

Kedua, pelaksanaan roadmap industri bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna memperluas inklusi asuransi melalui kolaborasi dengan seluruh perusahaan anggota. Ketiga, peningkatan transparansi tata kelola organisasi serta komunikasi industri kepada publik.

Selain menetapkan Ketua Dewan Pengurus, RALUB juga menunjuk Windawati Tjahjadi sebagai Anggota Dewan Pengawas AAJI menggantikan Randy Lianggara untuk sisa masa jabatan hingga 2028. Dengan demikian, susunan Dewan Pengawas periode 2025–2028 terdiri dari Firdaus Djaelani, Ricardo Simanjuntak, dan Windawati Tjahjadi.

AAJI menyatakan, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menjaga stabilitas organisasi sekaligus memperkuat peran industri asuransi jiwa dalam mendukung perlindungan masyarakat dan perekonomian nasional. 

Ke depan, asosiasi akan melanjutkan agenda strategis bersama para pemangku kepentingan, termasuk penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan, pengembangan sumber daya manusia, serta perluasan literasi dan inklusi asuransi jiwa. 

Baca Juga: BSN Gaet Muhammadiyah Perluas Ekosistem Syariah

Selanjutnya: Daftar HP Xiaomi & Redmi Penerima Android 17 & HyperOS 4, Ada Poco X7 Pro?

Menarik Dibaca: Daftar HP Xiaomi & Redmi Penerima Android 17 & HyperOS 4, Ada Poco X7 Pro?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News