JAKARTA. Pemerintah berkomitmen untuk meratakan porsi pembangunan infrastruktur antara perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta. Meski begitu hingga kini para pengusaha swasta masih mengeluhkan banyaknya kendala untuk masuk ke proyek pemerintah. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan P. Roeslani mengatakan hingga kini pengusaha swasta masih menemui kendala untuk ikut ke dalam proyek pemerintah. "Proyek-proyek yang ditangani swasta, ternyata juga dikerjakan BUMN," katanya Senin (1/8). Makanya, Kadin meminta pemerintah meningkatkan insentif bagi pengusaha dalam proyek pemerintah. Rosan mencontohkan, salah satu bentuk insentifnya bisa dengan melibatkan swasta sebagai sub kontraktor di proyek pemerintah yang digarap BUMN. Insentif lainnya yakni kemudahan perizinan.
Ketua Kadin: Swasta sulit masuk proyek pemerintah
JAKARTA. Pemerintah berkomitmen untuk meratakan porsi pembangunan infrastruktur antara perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta. Meski begitu hingga kini para pengusaha swasta masih mengeluhkan banyaknya kendala untuk masuk ke proyek pemerintah. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan P. Roeslani mengatakan hingga kini pengusaha swasta masih menemui kendala untuk ikut ke dalam proyek pemerintah. "Proyek-proyek yang ditangani swasta, ternyata juga dikerjakan BUMN," katanya Senin (1/8). Makanya, Kadin meminta pemerintah meningkatkan insentif bagi pengusaha dalam proyek pemerintah. Rosan mencontohkan, salah satu bentuk insentifnya bisa dengan melibatkan swasta sebagai sub kontraktor di proyek pemerintah yang digarap BUMN. Insentif lainnya yakni kemudahan perizinan.