JAKARTA. Boleh jadi prediksi pemerintah bahwa ekonomi Indonesia akan bangkit pada kuartal II 2015 bakal meleset. Pasalnya, tanda-tanda pelambatan ekonomi masih bisa terjadi di awal triwulan II ini. Indikasinya, keyakinan konsumen masih melemah. Hasil Survei Konsumen yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) untuk April 2015 menyatakan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) hanya 107,4, turun 9,5 poin dari bulan sebelumnya yang sebesar 116,9. IKK ini terus menyusut sejak awal tahun, meski masih di level optimis (di atas 100). IKK April ini adalah terendah dalam empat bulan terahir. Penyebab pelemahan IKK karena dua komponen pembentuknya, yakni Indeks Ekonomi (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK), juga turun. IKE turun 8,6 poin menjadi 98,9, sedangkan IEK merosot 10 poin jadi 115,9. Pelemahan IKE terjadi karena aktivitas konsumen yang menurun.
Keyakinan konsumen di April melemah
JAKARTA. Boleh jadi prediksi pemerintah bahwa ekonomi Indonesia akan bangkit pada kuartal II 2015 bakal meleset. Pasalnya, tanda-tanda pelambatan ekonomi masih bisa terjadi di awal triwulan II ini. Indikasinya, keyakinan konsumen masih melemah. Hasil Survei Konsumen yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) untuk April 2015 menyatakan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) hanya 107,4, turun 9,5 poin dari bulan sebelumnya yang sebesar 116,9. IKK ini terus menyusut sejak awal tahun, meski masih di level optimis (di atas 100). IKK April ini adalah terendah dalam empat bulan terahir. Penyebab pelemahan IKK karena dua komponen pembentuknya, yakni Indeks Ekonomi (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK), juga turun. IKE turun 8,6 poin menjadi 98,9, sedangkan IEK merosot 10 poin jadi 115,9. Pelemahan IKE terjadi karena aktivitas konsumen yang menurun.