KFC Berencana Buka Gerai di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta



JAKARTA. Sebagai salah satu bandara bertaraf internasional, Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng merupakan salah satu bandara tersibuk di Indonesia. Tahun 2008 lalu, tercatat jumlah pengunjung terminal 1 sebanyak 16 juta pengunjung saban tahunnya. Sementara pengunjung terminal 2 mencapai 9 juta pengunjung saban tahunnya. Padahal kapasitas bandara ini hanya bisa menampung 18 juta pengunjung setiap tahunnya. Untuk mengurangi jumlah pengunjung di terminal 1, pihak manajemen bandara Soekarno Hatta sudah membuka terminal 3. Terminal ini diisi oleh penerbangan Air Asia dan Mandala dengan estimasi sekitar 4 juta pengunjung saban tahunnya. "Pengoperasian terminal 3 ini untuk mengurangi overkapasitas di terminal 1," tukas Trisno Karyadi, Corporate Secretary PT Angkasa Pura 2 kepada KONTAN (16/4). Terminal ini sendiri sudah mulai beroperasi sejak tanggal 15 April 2009 lalu. Over kapasitas pengunjung bandara tentu saja menjadi ladang bisnis yang subur bagi para tenant bandara. Walau hanya mendapat tempat kecil, para tenant tak keberatan asal bisa meraup laba dari perputaran pengunjung bandara yang tak pernah ada habisnya. Salah satu gerai makanan cepat saji yang ramai dikunjungi pengujung bandara adalah gerai Kentucky Fried Chicken (KFC). Selain beropersi di terminal 1, KFC juga membuka outlet di terminal 2. Rencananya, KFC bakal segera membuka gerai terbarunya di terminal 3. "Perputaran bisnis KFC di bandara sangat bagus. Jumlah pengunjungnya selalu dua kali lipat dari jumlah pengunjung outlet KFC di kota-kota," tukas Rio Novia Indra, Operation Manager KFC wilayah I yang membawahi Bandara Cengkareng. Asal tahu saja, setiap hari KFC terminal 2 selalu dikunjungi sekitar 1.600 – 2.000 pengunjung setiap harinya. Sementara terminal KFC terminal 1 melayani sekitar 1.200 pengunjung per hari. Jika rata-rata pengunjung membeli paket termurah seharga Rp 20.000 an per paket, bisa dibayangkan berapa omzet KFC bandara yang mengalir setiap harinya. Tak heran jika KFC ingin memperbesar koceknya dengan membuka outlet di terminal 3. Untuk mengakali tingginya harga sewa tempat di bandara, pihak KFC membuat harga produk KFC di bandara lebih mahal 10% atau sekitar Rp 4.000 dibanding harga produk KFC di outlet-outlet di Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News