KFC Ganti Pepsi dengan Coca-Cola Setelah Bermitra Selama Empat Dekade



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. KFC mengakhiri kemitraan minuman dengan PepsiCo yang telah berlangsung selama sekitar empat dekade dan menunjuk Coca-Cola sebagai mitra minuman untuk seluruh gerai di Amerika Serikat (AS). Keputusan ini menjadi tantangan bagi PepsiCo di tengah upayanya meningkatkan penjualan minuman bersoda dan memulihkan kinerja bisnis makanan ringannya.

KFC mengumumkan penunjukan Coca-Cola sebagai mitra minuman untuk gerai-gerainya di AS. Produk Coca-Cola dijadwalkan mulai tersedia di restoran KFC AS pada musim semi 2027. Kedua perusahaan tidak mengungkapkan rincian keuangan dari kesepakatan tersebut.

KFC memiliki 3.718 gerai di AS. Hilangnya kemitraan dengan jaringan restoran cepat saji tersebut berpotensi menjadi pukulan bagi PepsiCo, terutama ketika perusahaan tengah berupaya memperbaiki penjualan minuman bersoda di pasar AS.


Baca Juga: 130 Juta Nama Pemilih Dihapus, Demonstrasi Guncang India dan Aktivis Ditangkap

Di sisi lain, bisnis makanan ringan PepsiCo juga menghadapi tekanan akibat tingginya harga produk dan pergeseran preferensi konsumen ke pilihan makanan yang lebih sehat. Kenaikan biaya turut menambah tantangan bagi perusahaan.

CEO PepsiCo Ramon Laguarta sebelumnya mengatakan pada awal bulan ini bahwa pemulihan pertumbuhan dan margin keuntungan perusahaan membutuhkan waktu lebih lama dari yang direncanakan.

Analis pasar dari Freedom Capital Markets Jay Woods menilai kehilangan kemitraan dengan merek besar seperti KFC dapat memberikan citra negatif bagi PepsiCo.

"Ini benar-benar terlihat buruk bagi PepsiCo ketika mereka kehilangan mitra merek besar seperti itu. Ini bisa menjadi pukulan dari sisi persepsi yang memperburuk situasi," kata Woods.

Menurut dia, sangat jarang dua perusahaan besar dalam industri yang sama mengambil arah bisnis yang begitu berbeda. Freedom Capital Markets sendiri memiliki saham Coca-Cola.

Hubungan PepsiCo dan KFC bermula ketika PepsiCo mengakuisisi jaringan restoran tersebut sebagai bagian dari strategi memperluas bisnis ke sektor makanan dan makanan ringan. PepsiCo kemudian memisahkan KFC pada 1997, tetapi tetap menjadi mitra minuman bagi perusahaan induknya, Yum Brands.

Meski kehilangan kemitraan dengan KFC di AS, PepsiCo masih memiliki kerja sama dengan Yum Brands untuk sejumlah bisnis lainnya. Juru bicara PepsiCo mengatakan kepada Reuters bahwa kedua perusahaan baru saja memperbarui perjanjian untuk Taco Bell dan gerai KFC di luar AS. Perjanjian Taco Bell berlaku selama 10 tahun.

PepsiCo juga masih menjadi mitra minuman bagi jaringan restoran sandwich Subway dan Jersey Mike's Subs. Selain itu, perusahaan tersebut memasok minuman melalui mesin soda di Pizza Hut.

Baca Juga: MSCI Ancam Keluarkan Saham Ini Karena Model Bisnis Mirip Dana Investasi

Pizza Hut baru keluar dari naungan Yum Brands pada tahun ini. Jaringan restoran tersebut sebelumnya beralih dari Coca-Cola ke PepsiCo pada 2011.

Di tengah tantangan bisnis tersebut, PepsiCo juga berada dalam sorotan investor aktivis Elliott Investment Management. Investor tersebut mengungkapkan kepemilikannya di PepsiCo pada tahun lalu dan mendesak perusahaan menjual aset-aset yang berkinerja buruk serta memperbaiki kinerja bisnisnya di Amerika Utara.

Sementara itu, Coca-Cola telah lama menjadi mitra minuman bagi jaringan restoran burger McDonald's dan Wendy's. Kesepakatan baru dengan KFC memperluas kemitraan Coca-Cola di sektor restoran cepat saji AS.

The Wall Street Journal pertama kali melaporkan kabar pergantian mitra minuman KFC tersebut pada Kamis, dengan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui persoalan itu.