KFC Tinggalkan PepsiCo Setelah 40 Tahun, Gandeng Coca-Cola pada 2027



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Jaringan restoran cepat saji KFC resmi menunjuk Coca-Cola sebagai mitra minuman untuk seluruh gerainya di Amerika Serikat (AS). Keputusan ini mengakhiri kemitraan dengan PepsiCo yang telah berlangsung selama sekitar empat dekade.

Reuters melaporkan pada Kamis (15/10/2026), kerja sama baru tersebut akan menghadirkan produk Coca-Cola di restoran KFC AS mulai musim semi 2027. Namun, kedua perusahaan tidak mengungkapkan nilai finansial dari kesepakatan tersebut.

Peralihan ini menjadi tantangan bagi PepsiCo, terutama ketika perusahaan tengah berupaya meningkatkan penjualan minuman soda di AS. Di sisi lain, bisnis makanan ringan PepsiCo juga menghadapi tekanan akibat harga yang tinggi dan perubahan preferensi konsumen menuju produk yang lebih sehat.


KFC memiliki 3.718 gerai di AS. Hilangnya jaringan restoran tersebut sebagai mitra minuman berpotensi menjadi pukulan bagi PepsiCo di tengah upaya perusahaan memperbaiki kinerja bisnisnya di pasar Amerika Utara.

Baca Juga: Bursa Saham India Berpeluang Menguat, Ini Sentimen Pendorongnya

CEO PepsiCo Ramon Laguarta sebelumnya mengatakan pada awal Oktober bahwa pertumbuhan bisnis dan pemulihan margin perusahaan membutuhkan waktu lebih lama dari yang direncanakan. Kenaikan biaya turut menambah tekanan terhadap kinerja perusahaan.

Ahli strategi pasar Freedom Capital Markets, Jay Woods, menilai kehilangan kemitraan dengan merek besar seperti KFC dapat memberikan citra negatif bagi PepsiCo.

"Ini benar-benar menjadi citra yang buruk bagi PepsiCo ketika kehilangan mitra merek besar seperti itu. Hal ini bisa menjadi pukulan terakhir yang memperburuk keadaan," ujar Woods.

Ia juga menyoroti perbedaan strategi antara dua perusahaan besar di industri minuman ringan tersebut.

"Sangat jarang dua raksasa di industri yang sama mengambil arah yang sangat berbeda," katanya.

Sebagai catatan, Freedom Capital Markets memiliki saham Coca-Cola.

PepsiCo Hadapi Tekanan dari Investor Aktivis

Perubahan kemitraan dengan KFC terjadi ketika PepsiCo juga menghadapi tekanan dari investor aktivis Elliott Investment Management. Investor tersebut mengungkapkan kepemilikan saham di PepsiCo pada tahun lalu dan mendorong perusahaan untuk memperbaiki kinerja bisnisnya.

Elliott meminta PepsiCo menjual aset-aset yang berkinerja buruk serta meningkatkan performa bisnisnya di Amerika Utara. Tekanan tersebut menambah tantangan bagi manajemen PepsiCo untuk mempercepat pemulihan pertumbuhan dan profitabilitas.

Meski kehilangan kemitraan dengan KFC di AS, PepsiCo masih mempertahankan sejumlah kerja sama dengan jaringan restoran di bawah Yum Brands.

Juru bicara PepsiCo mengatakan kepada Reuters bahwa Yum Brands dan PepsiCo baru saja memperbarui perjanjian untuk Taco Bell serta gerai KFC di luar AS. Perjanjian Taco Bell berlaku selama 10 tahun.

PepsiCo juga masih menjadi mitra minuman bagi jaringan restoran sandwich Subway dan Jersey Mike's Subs. Selain itu, perusahaan memasok minuman soda untuk Pizza Hut.

Pizza Hut baru keluar dari naungan Yum Brands pada tahun ini dan beralih dari Coca-Cola ke PepsiCo pada 2011.

Sebelumnya, PepsiCo juga kehilangan kemitraan dengan Dunkin pada 2012. Setelah bekerja sama selama lima tahun dengan jaringan restoran donat tersebut, PepsiCo harus menyerahkan posisi mitra minuman kepada Coca-Cola.

Baca Juga: Perusahaan Israel Diduga Gunakan Iklan Digital untuk Memata-matai Pengguna

Coca-Cola Perkuat Kemitraan dengan Restoran Cepat Saji

Bagi Coca-Cola, kesepakatan dengan KFC memperluas jangkauan bisnisnya di jaringan restoran cepat saji Amerika Serikat.

Perusahaan minuman tersebut telah lama menjadi mitra bagi jaringan restoran burger McDonald's dan Wendy's.

KFC merupakan bagian dari Yum Brands, yang pernah diakuisisi PepsiCo ketika perusahaan tersebut berupaya memperluas bisnis ke sektor makanan dan makanan ringan. Meski PepsiCo kemudian memisahkan KFC pada 1997, perusahaan tetap memasok minuman untuk KFC melalui induk usahanya, Yum Brands.

Pergantian mitra minuman KFC di AS kini menandai berakhirnya hubungan bisnis yang telah berlangsung sekitar 40 tahun. Produk Coca-Cola dijadwalkan mulai tersedia di gerai KFC AS pada musim semi 2027.

The Wall Street Journal menjadi media pertama yang melaporkan kabar pergantian mitra tersebut pada Kamis, dengan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui persoalan itu.