KG Media dan Shan Hai Map Jalin Sinergi Strategis untuk Perluas Pasar Indonesia



KONTAN.CO.ID - JAKARTA, 30 Oktober 2026 KG Media, bagian dari Kompas Gramedia, dan PT Shan Hai Map secara resmi mengumumkan penandatanganan perjanjian kerja sama untuk membangun kemitraan strategis yang berfokus pada penyediaan solusi komunikasi, media, dan pemasaran terpadu bagi perusahaan asal Tiongkok yang merencanakan ekspansi bisnis atau tengah beroperasi di Indonesia. Penandatanganan ini dilakukan oleh CEO KG Media, Andy Budiman, dan Direktur PT Shan Hai Map, Roger Hong Sye Phearn, di Jakarta.

Kerja sama ini dirancang untuk mensinergikan kapabilitas utama kedua entitas. KG Media akan mengoptimalkan kekuatan ekosistem medianya yang luas, keahlian riset mendalam, serta solusi konten dan komunikasi yang terintegrasi, sementara Shan Hai Map akan memberikan konsultasi dan pendampingan bisnis bagi perusahaan Tiongkok. Kemitraan ini mengintegrasikan kemampuan di bidang riset pasar, public relations, komunikasi strategis, pemasaran digital, dan jejaring bisnis. Dengan tujuan utama memberikan wawasan yang komprehensif tentang dinamika pasar domestik kepada perusahaan internasional dan membantu mereka menavigasi pasar Indonesia dengan lebih presisi. 

CEO KG Media, Andy Budiman, menyatakan, “Shan Hai Map menjadi peta bagi pelaku usaha Tiongkok, dan KG Media menjadi kompas yang memandu dan menunjukkan arah. Sinergi ini merupakan komitmen KG Media untuk menjadi jembatan bagi mitra internasional, khususnya dari Tiongkok, dalam membangun bisnis yang berkelanjutan.”

Kontan. Penandatanganan Kerjasama KG Media oleh CEO KG Media Andy Budiman dan Direktur PT Shan Hai M
© Foto oleh Group Partnership Project KG Media

Melalui pendekatan komunikasi yang relevan dengan karakteristik masyarakat dan perkembangan industri domestik, kolaborasi ini bertujuan untuk menstimulasi penciptaan nilai tambah, memperluas kesempatan kemitraan antara perusahaan global dan pelaku usaha nasional, serta mendorong pertumbuhan industri di berbagai sektor. Sinergi ini muncul sebagai respons terhadap kompleksitas pasar Indonesia, di mana keberhasilan bisnis jangka panjang tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga pemahaman mendalam terhadap budaya, regulasi, dan persepsi publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: