KONTAN.CO.ID - Konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran mulai berdampak luas ke sektor energi global. Sejumlah kilang minyak dan perusahaan petrokimia di Asia kini terpaksa memangkas produksi, menghentikan operasional, hingga menetapkan kondisi darurat (force majeure) akibat terganggunya pasokan dari Timur Tengah. Melansir Reuters, mayoritas pelaku industri ini sangat bergantung pada bahan baku dari kawasan tersebut. Bahkan, lebih dari 60% pasokan nafta, bahan utama petrokimia, untuk Asia berasal dari Timur Tengah. Situasi ini membuat banyak pabrik bergerak cepat mengurangi pasokan ke pelanggan. Sebab, restart fasilitas seperti steam cracker tidak bisa instan dan bisa memakan waktu hingga dua minggu, sementara cadangan bahan baku biasanya hanya cukup untuk sekitar satu bulan.
Kilang Minyak di Asia Ramai-Ramai Pangkas Produksi, Indonesia Termasuk
KONTAN.CO.ID - Konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran mulai berdampak luas ke sektor energi global. Sejumlah kilang minyak dan perusahaan petrokimia di Asia kini terpaksa memangkas produksi, menghentikan operasional, hingga menetapkan kondisi darurat (force majeure) akibat terganggunya pasokan dari Timur Tengah. Melansir Reuters, mayoritas pelaku industri ini sangat bergantung pada bahan baku dari kawasan tersebut. Bahkan, lebih dari 60% pasokan nafta, bahan utama petrokimia, untuk Asia berasal dari Timur Tengah. Situasi ini membuat banyak pabrik bergerak cepat mengurangi pasokan ke pelanggan. Sebab, restart fasilitas seperti steam cracker tidak bisa instan dan bisa memakan waktu hingga dua minggu, sementara cadangan bahan baku biasanya hanya cukup untuk sekitar satu bulan.
TAG: