KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyebut kinerja asuransi properti masih berpeluang untuk bertumbuh pada sisa tahun ini, meski premi lini tersebut mengalami kontraksi pada semester I-2026. Asal tahu saja, kinerja premi asuransi properti mengalami kontraksi 13,6% secara Year on Year (YoY), menjadi Rp 15,51 triliun pada semester I-2026. Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengatakan potensi pertumbuhan lini asuransi properti dapat berasal dari sektor perumahan, kawasan industri, pabrik, pergudangan, gedung komersial, infrastruktur, hingga aset pemerintah. Dia bilang meningkatnya kerusakan akibat bencana juga memperlihatkan besarnya protection gap di Indonesia.
Kinerja Asuransi Properti Masih Berpeluang Tumbuh pada Sisa Tahun Ini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyebut kinerja asuransi properti masih berpeluang untuk bertumbuh pada sisa tahun ini, meski premi lini tersebut mengalami kontraksi pada semester I-2026. Asal tahu saja, kinerja premi asuransi properti mengalami kontraksi 13,6% secara Year on Year (YoY), menjadi Rp 15,51 triliun pada semester I-2026. Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengatakan potensi pertumbuhan lini asuransi properti dapat berasal dari sektor perumahan, kawasan industri, pabrik, pergudangan, gedung komersial, infrastruktur, hingga aset pemerintah. Dia bilang meningkatnya kerusakan akibat bencana juga memperlihatkan besarnya protection gap di Indonesia.