KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja industri perbankan syariah pada kuartal I-2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang tetap solid di tengah tantangan ekonomi global dan ketatnya likuiditas industri perbankan nasional. Pertumbuhan pembiayaan, dana pihak ketiga (DPK), hingga laba bank syariah tercatat masih mampu melaju di atas rata-rata industri perbankan secara umum. Mengacu pada laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pangsa pasar (market share) perbankan syariah hingga Maret 2026 telah mencapai sekitar 7,51%, meningkat dibandingkan posisi beberapa tahun terakhir yang berada di kisaran 7%. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap layanan dan instrumen keuangan berbasis syariah. Pertumbuhan pembiayaan bank syariah tercatat mencapai 9,82% secara tahunan year on year (YoY), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit perbankan konvensional yang cenderung lebih moderat. Di sisi pendanaan, pertumbuhan DPK juga masih kuat.
Kinerja Bank Syariah Moncer di Awal 2026, Berikut Rekomendasi saham BTPS dan BRIS
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja industri perbankan syariah pada kuartal I-2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang tetap solid di tengah tantangan ekonomi global dan ketatnya likuiditas industri perbankan nasional. Pertumbuhan pembiayaan, dana pihak ketiga (DPK), hingga laba bank syariah tercatat masih mampu melaju di atas rata-rata industri perbankan secara umum. Mengacu pada laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pangsa pasar (market share) perbankan syariah hingga Maret 2026 telah mencapai sekitar 7,51%, meningkat dibandingkan posisi beberapa tahun terakhir yang berada di kisaran 7%. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap layanan dan instrumen keuangan berbasis syariah. Pertumbuhan pembiayaan bank syariah tercatat mencapai 9,82% secara tahunan year on year (YoY), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit perbankan konvensional yang cenderung lebih moderat. Di sisi pendanaan, pertumbuhan DPK juga masih kuat.