JAKARTA. Perusahaan investasi Grup Bakrie, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) akhirnya meraih laba bersih. Per akhir September 2016, laba bersih BNBR tercatat Rp 20 miliar, lebih baik dibandingkan periode sama tahun lalu, yang rugi Rp 603,5 miliar. Margin BNBR naik berkat laba kurs sebesar Rp 531,9 miliar. Tahun lalu, rugi kurs emiten ini mencapai Rp 1,1 triliun. Beban usaha BNBR juga mulai menyusut menjadi Rp 366,5 miliar dari sebelumnya senilai Rp 518,6 miliar. Namun, pendapatan BNBR masih terpangkas 58% menjadi Rp 1,3 triliun. Pendapatan ini berasal dari bisnis infrastruktur dan manufaktur.
Kinerja BNBR ditopang laba kurs
JAKARTA. Perusahaan investasi Grup Bakrie, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) akhirnya meraih laba bersih. Per akhir September 2016, laba bersih BNBR tercatat Rp 20 miliar, lebih baik dibandingkan periode sama tahun lalu, yang rugi Rp 603,5 miliar. Margin BNBR naik berkat laba kurs sebesar Rp 531,9 miliar. Tahun lalu, rugi kurs emiten ini mencapai Rp 1,1 triliun. Beban usaha BNBR juga mulai menyusut menjadi Rp 366,5 miliar dari sebelumnya senilai Rp 518,6 miliar. Namun, pendapatan BNBR masih terpangkas 58% menjadi Rp 1,3 triliun. Pendapatan ini berasal dari bisnis infrastruktur dan manufaktur.