Kinerja Citra Borneo Utama (CBUT) Melesat di 2025, Ini Faktor Pendorongnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pengolahan minyak sawit, PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) berhasil membukukan pertumbuhan kinerja signifikan pada tahun buku 2025. 

Merujuk siaran pers yang diterima KONTAN pada Kamis (2/4/2026), CBUT tercatat membukukan pendapatan dari kontrak penjualan sebesar Rp 13,97 triliun pada tahun 2025. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 43,05% dibandingkan perolehan tahun 2024 yang tercatat senilai Rp 9,76 triliun.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bruto Citra Borneo Utama melesat 84,87% menjadi Rp 1,98 triliun dari sebelumnya Rp 1,07 triliun pada 2024. 


Setelah dikurangi berbagai beban usaha dan pajak, CBUT berhasil mengantongi laba tahun berjalan sebesar Rp 106,17 miliar. Capaian laba ini tumbuh 55,71% dibandingkan laba tahun sebelumnya yang sebesar Rp 68,18 miliar.

Baca Juga: Kinerja Ciamik, Trisula International (TRIS) Cetak Laba Melejit 33% pada Tahun 2025

Pertumbuhan profitabilitas ini juga berdampak pada laba per saham dasar (EPS) Perseroan yang naik menjadi Rp 33,98 per saham, dibandingkan Rp 21,82 per saham pada periode yang sama tahun lalu.

Secara komposisi, pendapatan dari pihak berelasi (seperti Borneo Agri Resources International Pte., Ltd.) tercatat sebesar Rp 3,84 triliun. Kontribusi ini menurun secara persentase menjadi 27,54% dari total penjualan neto, dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 65,09%.

Sebaliknya, Citra Borneo Utama memperluas penetrasi ke pasar eksternal dengan sisa mayoritas pendapatan berasal dari pelanggan pihak ketiga, yang menunjukkan diversifikasi basis pelanggan yang lebih luas.

Total aset CBUT tercatat sebesar Rp 4,11 triliun per Desember 2025, sedikit terkoreksi 1,96% dari posisi akhir 2024 yang sebesar Rp 4,20 triliun. Dengan nilai liabilitas sebesar Rp 3 triliun dan ekuitas senilai Rp 1,11 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News