KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja emiten farmasi pada kuartal I-2026 menunjukkan hasil yang beragam, seiring berlanjutnya proses normalisasi pasca pandemi serta tekanan dari sejumlah faktor eksternal, terutama nilai tukar dan biaya bahan baku. Sejumlah perusahaan farmasi besar mencatatkan dinamika kinerja yang berbeda. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), misalnya, membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 10,12% menjadi Rp9,67 triliun. Namun, di tengah peningkatan pendapatan tersebut, laba bersih KLBF justru mengalami penurunan 4,4% menjadi Rp1,02 triliun. Di sisi lain, PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) berhasil mencatatkan perbaikan kinerja dengan membalikkan posisi rugi menjadi laba bersih sebesar Rp123,6 miliar pada periode yang sama.
Kinerja Emiten Farmasi Kuartal I-2026 Beragam, Simak Rekomendasi Sahamnya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja emiten farmasi pada kuartal I-2026 menunjukkan hasil yang beragam, seiring berlanjutnya proses normalisasi pasca pandemi serta tekanan dari sejumlah faktor eksternal, terutama nilai tukar dan biaya bahan baku. Sejumlah perusahaan farmasi besar mencatatkan dinamika kinerja yang berbeda. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), misalnya, membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 10,12% menjadi Rp9,67 triliun. Namun, di tengah peningkatan pendapatan tersebut, laba bersih KLBF justru mengalami penurunan 4,4% menjadi Rp1,02 triliun. Di sisi lain, PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) berhasil mencatatkan perbaikan kinerja dengan membalikkan posisi rugi menjadi laba bersih sebesar Rp123,6 miliar pada periode yang sama.