Kinerja Emiten Haji Isam Jhonlin Agro (JARR) Turun per Semester I 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja emiten CPO terafiliasi konglomerat Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) kurang menggembirakan per semester I 2026.

Penjualan turun 13,59% dari Rp 2,04 triliun menjadi Rp 1,76 triliun di periode Januari-Juni 2026.

Segmen fatty acid methyl ester (FAME) berkontribusi paling besar, yaitu Rp 1,5 triliun. Lalu, segmen crude glycerine (CG) menyumbang Rp 144,64 miliar, minyak goreng Rp 48,94 miliar, palm fatty acid distillate (PFAD) 45,92 miliar, dan kernel Rp 18,85 miliar.


Beban pokok penjualan tercatat Rp 1,41 triliun di akhir Juni 2026, turun dari Rp 1,68 triliun di periode sama tahun lalu.

Baca Juga: Kinerja Salim Ivomas Pratama (SIMP) Naik per Semester I 2026

Alhasil, laba bruto menjadi Rp 350,69 miliar per semester I 2026, turun 2,57% secara tahunan alias year on year (YoY).

Laba bersih tahun berjalan menjadi Rp 158,93 miliar di akhir Juni 2026, turun 0,9% YoY dari Rp 160,39 miliar.

Dengan kinerja tersebut, laba per saham dasar menjadi Rp 17,22 per akhir kuartal II 2026, turun dari Rp 17,38 di periode sama tahun lalu.

Per 30 Juni 2026, JARR punya jumlah aset Rp 4,09 triliun. Ini naik dari Rp 4,01 triliun per 31 Desember 2025.

Jumlah liabilitas JARR sebesar Rp 2,07 triliun di akhir Juni 2026, turun dari Rp 2,1 triliun di akhir Desember 2025. Sementara, jumlah ekuitas tercatat Rp 2,01 triliun per akhir Juni 2026, naik dari Rp 1,91 triliun di akhir tahun 2025.

 
JARR Chart by TradingView

JARR memiliki kas dan setara kas akhir periode sebesar Rp 456,93 miliar di akhir Juni 2026, turun dari Rp 543,47 miliar di periode sama tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News