Kinerja Google di Kuartal II Mengecewakan



SAN FRANCISCO. Google Inc melaporkan adanya perlambatan penjualan pada kuartal kedua. Hal ini merupakan pertanda kalau pemulihan industri teknologi di Amerika Serikat (AS) akan membutuhkan waktu yang lebih lama dari harapan para investor.

Asal tahu saja, Google melaporkan adanya kenaikan penjualan sebesar 2,9% dari tahun sebelumnya. Angka tersebut turun tajam dari pertumbuhan kuartal pertama sebesar 6,2%. Hal ini disebabkan turunnya harga iklan dan adanya pengereman pemasangan iklan oleh sejumlah perusahaan.

Adanya laporan kinerja Google ini merupakan pertumbuhan kinerja yang paling buruk dalam satu minggu terakhir. Sebab, para investor di sektor teknologi sempat merasa optimis akan pencapaian kinerja Intel yang lebih tinggi dari prediksi.


“Hasil kinerja Google menunjukkan kalau pemulihan di sektor ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun, kinerja Intel sempat membuat banyak orang terkagum-kagum,” jelas Ben Schachter, Analis Broadpoint AmTech Inc.

Rendahnya angka pertumbuhan Google memang berkaitan erat dengan pemangkasan anggaran iklan oleh perusahaan akibat resesi global. Menurut ZenithOptimedia Group, pertumbuhan pendapatan dari iklan online dunia pada tahun ini diprediksi akan mengalami penurunan sebesar 10% dengan tingkat penurunan 22% jika dibandingkan tahun lalu. Selain itu, Google juga harus menghadapi persaingan sengit dari mesin pencari Bing yang merupakan milik Microsoft Corp.