Kinerja Hartadinata Abadi (HRTA) Diproyeksi Bakal Solid Tahun Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) berhasil mencatatkan kenaikan kinerja sepanjang 2022. Pendapatan HRTA berhasil tumbuh 32,08% secara tahunan menjadi sebesar Rp 6,92 triliun. Sebagai perbandingan, pendapatan HRTA tahun 2021 sebesar Rp 5,24 triliun.

Kenaikan pendapatan turut mendongkrak laba bersih HRTA, dimana emiten produsen perhiasan ini membukukan laba bersih sebesar Rp 253,52 miliar di 2022. Realisasi ini meningkat 30,70% dari laba bersih pada 2021 yang sebesar Rp 193,98 miliar. 

Net profit margin (NPM) berhasil terjaga di level 3,66%.


Baca Juga: Laba Bersih Hartadinata Abadi (HRTA) Meningkat 30,70% Sepanjang 2022

Analis MNC Sekuritas Tirta Widi Gilang Citradi mengatakan, raihan laba bersih HRTA sejalan dengan estimasi yang dipasang MNC Sekuritas dan konsensus.  Sementara itu, realisasi pendapatan HRTA melebihi ekspektasi MNC Sekuritas, yang mengimplikasikan 104% dan 106% dari target konsensus dan MNC Sekuritas.

Untuk tahun ini, Tirta meyakini kinerja HRTA akan tumbuh solid. Pendapatan berpotensi tumbuh 38% secara tahunan pada tahun ini, dengan kisaran Rp 9 triliun sampai Rp 9,5 triliun. 

Laba bersih HRTA diekspektasikan dapat mencapai lebih dari Rp 330 miliar.

“Kami percaya manajemen mampu menjaga momentum pertumbuhan penjualan pada 2023, didukung oleh kenaikan harga jual rata-rata alias average selling price (ASP) dan penambahan pada porsi ekspor dengan nilai komersial US$ 25 juta sampai US$ 31 juta per bulan,” kata Tirta, Jumat (31/3).

 
HRTA Chart by TradingView

Saat ini HRTA diperdagangkan dengan valuasi yang sangat menarik pada level price to earnings (PE) 6,7 kali dan dengan PBV di level 1,01 kali. 

Adapun dalam report yang dirilis pada Desember 2022, MNC Sekuritas memberikan rating buy saham HRTA dengan target harga Rp 530.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi