Kinerja Industri Asuransi Umum dan Reasuransi Tumbuh Positif Sepanjang 2025



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri asuransi umum dan reasuransi di Indonesia mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025, meskipun menghadapi dinamika di sektor perasuransian. Pertumbuhan ini menunjukkan ketahanan industri dalam menghadapi tantangan ekonomi dan risiko bisnis.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mencatat pendapatan premi asuransi umum dan reasuransi mencapai Rp 150,74 triliun sepanjang 2025. Nilai tersebut tumbuh 1,51% secara tahunan (year on year/YoY).

Pertumbuhan ini melanjutkan tren positif yang telah terlihat pada bulan sebelumnya. Hingga November 2025, premi asuransi umum dan reasuransi tercatat sebesar Rp 134 triliun atau tumbuh 1,88% YoY.


Baca Juga: Premi Asuransi Jiwa Turun Jadi Rp 180,98 Triliun Sepanjang 2025

Dari sisi permodalan, kondisi industri asuransi umum dan reasuransi masih berada pada level yang kuat. OJK mencatat risk based capital (RBC) asuransi umum dan reasuransi secara agregat mencapai 335,22%.

"RBC tersebut masih jauh di atas ambang batas minimum sebesar 120%,” ujar Ogi dalam paparan RDKB OJK, Kamis (5/2/2026).

Sementara itu, secara keseluruhan, pendapatan premi asuransi komersial mencapai Rp 331,72 triliun sepanjang 2025 atau terkontraksi 1,46% YoY. Angka ini merupakan akumulasi dari premi asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi.

Sebagai informasi tambahan, OJK mencatat total aset industri perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP) mencapai Rp 1.201,33 triliun di sepanjang tahun 2025, tumbuh 5,95% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan ini menunjukkan pengelolaan aset yang sehat dan potensi penguatan industri dalam jangka panjang.

Selanjutnya: Baht Thailand dan Ringgit Malaysia Pimpin Penguatan Mata Uang Asia Senin (9/2)

Menarik Dibaca: IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (9/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News