Kinerja Industri Pengolahan Mungkin Menurun Pada Kuartal IV-2023



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja industri pengolahan diyakini akan melambat pada kuartal IV-2023, bila dibandingkan dengan kuartal III-2023.

Hasil Survei Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) kuartal IV-2023 yang sebesar 52,25% atau lebih rendah dari 52,93% pada kuartal III-2023.

Penurunan kinerja industri manufaktur pada kuartal IV-2023 diperkirakan terjadi pada sebagian besar komponen pembentuk PMI-BI.


Seperti, indeks volume produksi pada kuartal IV-2023 yang sebesar 53,81% atau lebih rendah dari 56,30% pada kuartal III-2023.

Pelemahan volume produksi pada kuartal IV-2023 disebabkan oleh kendala suplai bahan baku dan faktor musiman.

Baca Juga: Survei BI: Kinerja Industri Manufaktur Meningkat pada Kuartal III-2023

Beberapa sub lapangan usaha yang tercatat melambat antara lain industri logam dasar, industri barang dari logam, komputer, barang elektronik, optik dan peralatan listrik, serta industri alat angkutan.

Indeks total pesanan barang input pada kuartal IV-2023 juga diperkirakan menurun. Tercatat indeks sebesar 53,23%, lebih rendah dari 54,15% pada kuartal III-2023.

Perlambatan disebabkan oleh penurunan beberapa sub lapangan usaha, seperti industri barang dari logam, komputer, barang elektronik, optik dan peralatan listrik.

Diikuti dengan industri pengolahan tembakau, serta industri kertas dan barang dari kertas, percetakan, dan reproduksi media rekaman.

Indeks volume persediaan barang jadi pada kuartal IV-2023 diperkirakan sebesar 53,54% atau lebih rendah dari 53,88% pada kuartal III-2023.

Baca Juga: OJK Optimistis Kredit Perbankan Tumbuh Double Digit di Akhir 2023

Kondisi tersebut ditopang oleh sebagian sub lapangan usaha yang mencatatkan peningkatan, terutama industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki, industri furnitur, serta industri logam dasar.

Meski demikian, ada komponen PMI-BI yang juga terpantau meningkat, yaitu indeks penggunaan tenaga kerja yang tercatat sebesar 49,50% atau naik dari 49,34% pada kuartal III-2023.

Kemudian indeks kecepatan penerimaan barang pesanan input tercatat 50,50% atau lebih tinggi dari 49,00% pada kuartal sebelumnya.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari