KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pendapatan dan laba bersih PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) tercatat turun pada kuartal I 2025. Namun, penurunan kinerja keuangan ini disebabkan sejumlah hal yang tak bisa dikendalikan perseroan. Pada tiga bulan pertamanya tahun ini, ADMR membukukan pendapatan sebesar US$ 199,94 juta, turun signifikan hingga 36,2% secara kuartalan (qoq) dan 27,2% secara tahunan (yoy). Sejalan, laba bersih perseroan juga turun hingga 36,9% secara qoq dan 43,6% secara yoy ke level US$ 65,45 juta. Analis Panin Sekuritas Andhika Audrey menyebut, penurunan kinerja keuangan ADMR pada kuartal I 2025 ini diakibatkan penurunan harga jual rata-rata batu bara metalurgi menjadi US$ 155,4 per ton, lebih rendah 9,1% secara qoq dan bahkan 40,5% secara yoy.
Kinerja Kuartal I-2025 ADMR Lesu, Ini Rekomendasi Analis
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pendapatan dan laba bersih PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) tercatat turun pada kuartal I 2025. Namun, penurunan kinerja keuangan ini disebabkan sejumlah hal yang tak bisa dikendalikan perseroan. Pada tiga bulan pertamanya tahun ini, ADMR membukukan pendapatan sebesar US$ 199,94 juta, turun signifikan hingga 36,2% secara kuartalan (qoq) dan 27,2% secara tahunan (yoy). Sejalan, laba bersih perseroan juga turun hingga 36,9% secara qoq dan 43,6% secara yoy ke level US$ 65,45 juta. Analis Panin Sekuritas Andhika Audrey menyebut, penurunan kinerja keuangan ADMR pada kuartal I 2025 ini diakibatkan penurunan harga jual rata-rata batu bara metalurgi menjadi US$ 155,4 per ton, lebih rendah 9,1% secara qoq dan bahkan 40,5% secara yoy.