Kinerja Kuartal II Membaik, Transcoal Pacific (TCPI) Pacu Kinerja di Sisa 2023



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pelayaran, PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) menyatakan bahwa kinerja di kuartal kedua tahun ini meningkat dibandingkan realisasi pada kuartal sebelumnya.  

Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan volume angkutan dari salah satu perusahaan tambang pelanggan perseroan. 

“Saat ini laporan keuangan tengah tahunan 2023 Perseroan masih sedang dalam proses finalisasi. Namun demikian dapat diketahui bahwa pendapatan Perseroan pada kuartal kedua 2023 mengalami kenaikan  dibandingkan dengan pendapatan pada kuartal pertama 2023,” ungkap Corporate Secretary Transcoal Pacific Anton Ramada, Jumat (14/7) lalu. 


Baca Juga: Transcoal Pacific (TCPI) akan Tebar Dividen Tunai Rp 35 Miliar

Per kuartal I-2023, pendapatan Transcoal Pacifik turun 8% menjadi Rp 384,07 miliar. Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu, TCPI meraih pendapatan sebesar Rp 417,55 miliar. 

Sedangkan dari sisi bottom line, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepdaa pemilik entitas induk naik tipis 1,28%, dari semula Rp 40,69 miliar di kuartal I-2022, menjadi Rp 41,25 miliar di kuartal I-2023.

Kendati kinerja di awal tahun 2023 belum mencapai pertumbuhan positif, TCPI melihat prospek bisnis pada semester kedua 2023 semakin membaik, terutama setelah Pemerintah resmi mencabut status pandemi Covid-19 di Indonesia. 

“Kami berharap kondisi ini akan mendorong peningkatan volume angkutan di semester kedua tahun ini,” tuturnya. 

Untuk diketahui, TCPI menargetkan untuk dapat mencatatkan pertumbuhan laba bersih berkisar 50%-70% di sepanjang tahun ini. Untuk memaksimalkan kinerjanya, TCPI terus berupaya mengoptimalkan penggunaan armada milik sendiri untuk pengangkutan kargo.  

Baca Juga: Ini Upaya Transcoal Pacific (TCPI) untuk Dongkrak Kinerja Bisnis

Selain itu, TCPI juga akan tetap meningkatkan kualitas layanan dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan saat ini, serta berupaya menambah jumlah pelanggan termasuk dengan cara mendiversifikasi kargo angkutan. 

Pada tahun ini TCPI akan menambah delapan armada baru yang terdiri atas unit floating crane, 2 pusher tugs dan 4 unit pusher barges. Pihaknya menyiapkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp 650 miliar untuk menyukseskan agenda ekspansi kali ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi