Kinerja lesu, MLBI perkuat pasar non alkohol



JAKARTA. Kinerja PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) melorot pada tahun lalu. Keterbukaan informasi perusahaan yang dirlis Kamis (24/3) menunjukkan, pendapatan Multi Bintang turun 10% dari tahun sebelumnya menjadi Rp 2,6 triliun pada akhir 2015. Akibatnya, laba bersih perusahaan juga turun 37 % menjadi Rp 496 miliar pada tahun lalu.

Manajemen MLBI menyebut, penurunan pendapatan dan laba bersih dipengaruhi kondisi perekonomian yang lesu. "Selain juga akibat adanya Peraturan Menteri yang melarang penjualan bir di minimarket," kata manajemen Multi Bintang dalam keterangan resmi, Kamis (24/3).

Itu sebabnya, perusahaan tengah melakukan dialog dengan pemerintah untuk memberikan solusi yang lebih efektif terkait mengatasi kekhawatiran konsumsi bir di bawah umur.


Untuk mendongkrak pasar di tahun ini, Multi Bintang telah meluncurkan Bintang Radler Lemon 0.0%, yaitu Bintang Radler non-alkohol pada Februari lalu.

Selain itu, hasil dari perjanjian lisensi merek dagang dengan Premium Beverages International BV (PBI) asal Belanda, MLBI sudah menghadirkan Fayrouz di pasar Indonesia.  Fayrouz adalah jenis minuman malt berkarbonasi yang hadir dengan dua rasa buah, nanas dan pear.

Tak hanya itu, untuk memperbesar porsi pendapatan dari minuman non alkohol, pada kuartal kedua tahun ini, MLBI akan meluncurkan rasa baru untuk merek Greensands.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News