KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menghadapi tempaan cukup berat di industri petrokimia. Akibatnya, margin laba di kuartal III tahun ini tertekan. Meski begitu, TPIA masih mampu mempertahankan tingkat produksi sebesar 92% dan meningkatkan volume produksi sebesar 4,7% secara year on year (yoy). Volume penjualan TPIA juga tumbuh sebesar 1% yoy. Pertumbuhan penjualan bergerak mendatar akibat dampak meningkatnya kasus Covid-19 yang mendorong beberapa produsen untuk menutup bisnis dan mematuhi pembatasan mobilitas sosial. Meskipun, harga poliolefin telah menunjukkan kenaikan harga. Namun, margin Oktober 2021 masih mirip dengan kuartal III tahun 2021 yang dapat diperpanjang hingga kuartal IV-2021. Manajemen TPIA masih melihat prospek yang lebih baik untuk tahun 2022 karena meredanya pandemi Covid-19 yang akan menormalkan permintaan global.
Kinerja meningkat, begini rekomendasi saham Chandra Asri Petrochemical (TPIA)
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menghadapi tempaan cukup berat di industri petrokimia. Akibatnya, margin laba di kuartal III tahun ini tertekan. Meski begitu, TPIA masih mampu mempertahankan tingkat produksi sebesar 92% dan meningkatkan volume produksi sebesar 4,7% secara year on year (yoy). Volume penjualan TPIA juga tumbuh sebesar 1% yoy. Pertumbuhan penjualan bergerak mendatar akibat dampak meningkatnya kasus Covid-19 yang mendorong beberapa produsen untuk menutup bisnis dan mematuhi pembatasan mobilitas sosial. Meskipun, harga poliolefin telah menunjukkan kenaikan harga. Namun, margin Oktober 2021 masih mirip dengan kuartal III tahun 2021 yang dapat diperpanjang hingga kuartal IV-2021. Manajemen TPIA masih melihat prospek yang lebih baik untuk tahun 2022 karena meredanya pandemi Covid-19 yang akan menormalkan permintaan global.