Kinerja naik di kuartal I, Multistrada (MASA) yakin catat kinerja positif tahun ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) menyatakan jika kinerja perseroan pada semester I 2021 cukup baik. Steven Vette, Presiden Direktur Multistrada Arah menjabarkan hal ini terlihat dari permintaan ban yang cukup positif. Namun demikian, pihaknya enggan membeberkan detail lebih jauh.

"Penjualan ban dibandingkan tahun lalu mengalami peningkatan yang cukup signifikan, baik di dalam negeri maupun ekspor. Apakah ada dampak dari meningkatnya kasus Covid-19 dan penerapan PPKM Darurat, tentunya kami masih amati akan sejauh mana, kalau sekarang belum bisa disampaikan karena baru tiga minggu berjalan PPKM," jelasnya saat dihubungi Kontan, Sabtu (17/7).

Ia melanjutkan, dalam kondisi dimana kasus Covid-19 melonjak seperti saat ini, yang terpenting bagi Perseroan adalah memastikan keselamatan dan kesehatan karyawan baik yang bekerja di rumah maupun di pabrik yang merupakan sektor esensial.


Baca Juga: Kinerja Pudjiadi Prestige (PUDP) lesu di kuartal pertama

Steven menambahkan, pada semester II pihaknya akan tetap pada peningkatan produksi sebagaimana yang telah dilakukan sejak 2019.

"Saat itu Michelin mengumumkan bahwa investasi Grup Michelin akan digunakan untuk secara bertahap mengupgrade serta mengubah fasilitas produksi Multistrada dari sebelumnya hanya memproduksi ban TIER 3 akan ditingkatkan guna memproduksi ban mobil TIER 2, yaitu merek-merek Uniroyal dan BFGoodrich. Produksi ban TIER 2 ini sepenuhnya untuk pasar ekspor, terutama di Amerika, Eropa dan beberapa negara Asia," paparnya.

Sejak saat itu, lanjutnya, lebih dari dua tahun terakhir setelah pengambilalihan, proses industrialisasi di perusahaan berkode MASA ini, dan telah berjalan untuk meningkatkan utilisasi pabrik.

Ia menyatakan produksi Uniroyal dan BFGoodrich juga telah dimulai pada tahun lalu dan akan terus ditingkatkan pada tahun ini dan tahun-tahun mendatang sejalan dengan pertumbuhan permintaan ban mobil penumpang TIER 2 secara global.

Baca Juga: Membaik, penjualan semen Indocement (INTP) naik 6% di semester I-2021

Berbicara capex, MASA juga tidak membeberkan angkanya. Pihaknya hanya menyampaikan akan terus menginvestasikan modal untuk peningkatan mesin dan kebutuhan proses produksi."Besarannya disesuaikan dengan kebutuhan dan tahapan industrialisasi di MASA," jelas Steven.

Editor: Tendi Mahadi