Kinerja Penjualan dan Laba Energi Mega Persada (ENGR) Kompak Naik pada 2022



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja top line dan bottom line PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) atau EMP kompak naik di tahun 2022. Laporan keuangan ENRG yang terbit pada Jumat (31/3) menunjukkan, penjualan neto ENRG naik 11,28% secara tahunan atau year-on-year (YoY) dari semula US$ 406,09 juta di tahun 2021 menjadi US$ 451,93 juta di tahun 2022.

Seturut penjualan neto yang mendaki, laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ENRG naik 65,89% YoY  menjadi US$ 66,75 juta di tahun 2022. Sebelumnya, raihan bottom line ENRG berjumlah  US$ 406,09 juta di tahun 2021.

Dalam siaran persnya, Direktur & CFO EMP, Edoardus Ardianto menjelaskan bahwa capaian kinerja EMP di tahun 2022 didorong oleh capaian kinerja produksi dan upaya efisiensi biaya yang dilakukan oleh perusahaan.


Baca Juga: Energi Mega Persada (ENRG) Membidik Produksi Migas Naik 15%

”Faktor utama yang menyebabkan kenaikan kinerja Penjualan dan Laba Bersih EMP adalah adanya peningkatan produksi minyak Perusahaan dari tahun sebelumnya dan kemampuan EMP untuk mengefisiensikan biaya-biaya operasional demi meningkatkan profitabilitas Perusahaan,” terangnya dalam keterangan tertulis yang dipublikasi Jumat (31/3).

Mengintip data internal perusahaan, EMP membukukan produksi minyak 5.336 barel per hari serta produksi gas 197 juta kaki kubik per hari di tahun 2022. Sebagai pembanding, di tahun 2021, realisasi produksi minyak EMP berjumlah 4.840 barel per hari, sementara produksi gas ENRG mencapai 202 juta kaki kubik per hari.

Dari sisi harga, harga jual rata–rata keduanya kompak naik. Tercatat, average oil price ENRG naik dari semula US$ 63,71 per barel di 2021 menjadi US$ 91,29 barel per hari di 2022. Sementara itu, average gas price ENRG naik dari semula US$ 5,53 per million british thermal unit (mmbtu) di tahun 2021 menjadi US$ 6,25 per mmbtu.

Direktur Utama & CEO EMP, Syailendra S. Bakrie mengatakan, tengan berfokus mengoptimalisasikan kinerja di 11 wilayah kerja dalam portfolio EMP, termasuk di antaranya terus menjaga reserves replacement ratio yang sehat. 

 
ENRG Chart by TradingView

Oleh karenanya, EMP, kata Syailendra, berharap kenaikan produksi dari seluruh aset-aset tersebut akan terefleksi dalam kinerja keuangan Perusahaan yang semakin membaik di masa mendatang. 

“EMP juga tetap mencari peluang untuk melakukan akuisisi atas aset-aset baru yang dapat menambah nilai bagi para pemegang saham ke depannya,” imbuh Syailendra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .