Kinerja Penjualan Eceran Diperkirakan Meningkat pada Maret 2024, Berikut Penopangnya



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja penjualan eceran pada Maret 2024 diperkirakan meningkat secara tahunan. 

Berdasarkan survei penjualan eceran Bank Indonesia (BI), perkiraan tersebut tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Maret 2024 yang secara tahunan tumbuh 3,5% year on year (YoY) atau mencapai 222,8.

Asisten Gubernur Bank Indonesia Bidang Komunikasi Erwin Haryono menyampaikan, tetap kuatnya penjualan eceran tersebut ditopang oleh meningkatnya pertumbuhan pada beberapa kelompok, antara lain Subkelompok Sandang sebesar 5,9%, Kelompok Suku Cadang dan Aksesori 12%, serta Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor 13,2%.


Baca Juga: Penjualan Ritel Terganggu Lonjakan Harga Pangan

Secara bulanan, penjualan eceran diperkirakan meningkat dengan pertumbuhan sebesar 4,1% month to month (mtm).

“Ini sejalan dengan peningkatan aktivitas masyarakat saat bulan Ramadan dan persiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri, serta program potongan harga,” tutur Erwin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/4).

Kinerja penjualan eceran secara bulanan ini ditopang oleh. seluruh kelompok diperkirakan berada pada zona ekspansi, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi sebesar 13%, diikuti Subkelompok Sandang dan Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya 6,1%.

Ia menambahkan, pada Maret 2024 penjualan eceran diperkirakan tetap tumbuh secara tahunan dan meningkat secara bulanan pada beberapa kota cakupan survey.

Secara tahunan peningkatan terjadi di sebagian kota, tertinggi di Jakarta dengan  pertumbuhan 33,3%, diikuti Manado 2,7% dan Makassar 18,6%.

Sementara itu, secara bulanan peningkatan terjadi di kota Jakarta sebesar 27,7%, Makassar 16,1%, dan Manado 3,9%.

Baca Juga: Momentum Puasa dan Lebaran Diyakini Bakal Memacu Penjualan Ritel

Ke depan, Erwin memperkirakan penjualan eceran akan menurun pada Mei dan meningkat kembali pada Agustus 2024.

Indeks Ekspektasi (IEP) 2024 tercatat sebesar 147,8, lebih rendah dari 161 pada periode sebelumnya seiring dengan kembali normalnya permintaan masyarakat pasca HKBN Idul Fitri.

Sementara itu, IEP Agustus 2024 tercatat sebesar 164,9, lebih tinggi dari 144,4 pada periode sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto