Kinerja Return Unitlink Pasar Uang Jadi yang Paling Positif per September 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja rata-rata return atau yield unitlink berbasis pasar uang menjadi yang paling positif di antara jenis lain. Berdasarkan data Infovesta secara year to date (ytd), rata-rata return unitlink berbasis pasar uang sebesar 2,66% per September 2026.

Jika ditelaah, kinerja return unitlink pasar uang per September 2026 terbilang meningkat, dibandingkan capaian per Agustus 2026 sebesar 2,26%.

Mengenai hal itu, Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan kinerja unitlink pasar uang juga tak terlepas dari adanya pergerakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate. Dengan ditahannya BI Rate di level 5,75%, dia bilang unitlink pasar uang menjadi yang paling diuntungkan.


"Bertahannya BI Rate di level 5,75% paling menguntungkan untuk unitlink pasar uang, karena imbal hasil deposito dan instrumen jangka pendek relatif terjaga," ungkapnya kepada Kontan, Rabu (7/10/2026).

Baca Juga: Meneropong Peluang Pertumbuhan Kredit Bank Swasta pada Sisa Tahun 2026

Lebih lanjut, Wawan memproyeksikan unitlink pasar uang masih berpotensi terus mencatatkan kinerja positif hingga akhir 2026. Dia mengatakan return-nya kemungkinan akan ditutup di kisaran 3,5% hingga 4% pada akhir 2026.

"Kami melihat peluangnya besar untuk tetap menjadi yang paling positif," tuturnya.

Menurut Wawan, begitu berat bagi unitlink saham untuk menyalip kinerja unitlink pasar uang hingga akhir 2026. Dia bilang untuk bisa menyalip, unitlink saham yang saat ini return-nya masih terkontraksi 9,64% per September 2026 secara year to date, memerlukan kenaikan lebih dari 14% dalam tiga bulan tersisa.

"Hal itu cukup berat di tengah kondisi pasar saat ini," ucapnya.

Meski demikian, Wawan mengatakan bagi investor dengan horizon jangka panjang, koreksi pasar saham yang dalam juga bisa menjadi kesempatan untuk mulai mengakumulasi secara bertahap.

Menilik dari data Infovesta, kinerja unitlink berbasis saham menjadi yang paling buruk di antara jenis lain. Unitlink berbasis saham mencatatkan rata-rata return terkontraksi 9,21% per September 2026, sedangkan posisi per Agustus 2026 terkontraksi 5,11%.

Baca Juga: Adira Finance Siapkan Strategi Penuhi Aturan Free Float 15%

Adapun unitlink campuran rata-rata return-nya juga terkontraksi sebesar 6,52% per September 2026. Kinerjanya memburuk, dibandingkan posisi per Agustus 2026 yang terkontraksi sebesar 4,37%.

Sementara itu, unitlink berbasis pendapatan tetap rata-rata return-nya terkontraksi sebesar 1,06% per September 2026. Adapun kinerjanya menurun, dibandingkan posisi per Agustus 2026 yang mencatatkan rata-rata return sebesar 0,56%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News