KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Universal BPR masih berhasil menjaga pertumbuhan kinerja di tengah tantangan yang dihadapi industri bank perekonomian rakyat (BPR). Sepanjang tahun 2025, bank ini berhasil mencetak laba bersih Rp 35,9 miliar, meningkat 34,9% secara tahunan. Pencapaian itu sejalan dengan peningkatan pendapatan operasional hingga 23,7% secara tahunan menjadi Rp 364,8 miliar. Per Desember 2025, total aset Universal BPR mencapai Rp 2.29 triliun, tumbuh 9,4% secara tahunan. Adapun jumlah kreditnya mencapai Rp 1,45 triliun dengan kualitas yang masih terjaga. Rasio kredit bermasalah atau
non performing loan (NPL) Gross ada di level 3,93%, berada di bawah
threshold 5%
Sementara itu, ROE mencapai 22,52%, yang mencerminkan tingkat profitabilitas serta efektivitas perusahaan dalam mengelola modal untuk menghasilkan laba. Direktur Utama Universal BPR, Reyhan Satyahadi mengatakan, pencapaian tersebut menjadi salah satu fondasi bagi Universal BPR untuk terus memperkuat bisnis sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah.
Baca Juga: Universal BPR Gandeng Tailong Bank, Kembangkan Pembiayaan Mikro Ke depan, kata dia, Universal BPR akan berfokus pada penguatan fundamental bisnis, akselerasi transformasi digital, serta pengembangan produk dan layanan yang semakin sesuai dengan kebutuhan nasabah. “Kami ingin pertumbuhan Universal BPR tidak hanya tercermin dari sisi bisnis, tetapi juga dari semakin baiknya pengalaman dan manfaat yang diterima nasabah,” tutur Reyhan dalam keterangannya, Kamis (20/6/2026). Seiring dengan perubahan kebutuhan nasabah, Universal BPR terus mengembangkan layanan berbasis digital melalui Universal Mobile. Layanan mobile banking ini memberikan kemudahan bagi nasabah dalam memenuhi berbagai kebutuhan perbankan, termasuk transfer antarbank dan pengecekan saldo secara real-time. Penguatan kanal digital berjalan berdampingan dengan dukungan jaringan layanan melalui 13 kantor yang tersebar di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Kalimantan Barat, Jambi, dan Riau.
Baca Juga: LPS: 10 BPR dan BPRS Dicabut Izin Usaha hingga Juli 2026, Ini Penyebab Utamanya Kombinasi jaringan kantor dan kanal digital menjadi bagian dari upaya Universal BPR untuk memberikan akses layanan perbankan yang semakin mudah dan fleksibel bagi nasabah. Reyhan bilang, dengan fondasi keuangan yang solid, dukungan jaringan layanan di berbagai wilayah, serta pengembangan kanal digital, Universal BPR akan terus melanjutkan langkahnya sebagai mitra perbankan yang tepercaya bagi nasabah dan masyarakat.
Atas performa tersebut, Bank Universal BPR kembali meraih penghargaan nasional dalam ajang BPR Award 2026. Universal BPR memperoleh Golden Award atas konsistensinya meraih predikat sangat bagus selama lima tahun berturut-turut, periode 2022–2026. Pada ajang yang sama, Universal BPR juga menempati Peringkat 9 Nasional dengan predikat sangat bagu”, berdasarkan performa kinerja tahun 2025 untuk kategori BPR dengan aset Rp1 triliun ke atas. Reyhan mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga kinerja dan menjalankan kegiatan usaha secara sehat. “Mempertahankan predikat Sangat Bagus selama lima tahun berturut-turut tidak terlepas dari penerapan prinsip kehati-hatian, pengelolaan bisnis yang terukur, serta kontribusi seluruh insan Universal BPR dalam memberikan layanan terbaik.” pungkasnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News