KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Taspen menorehkan kinerja postif sepanjang semester I-2024. Bank ini berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp 860,14 miliar, tumbuh 13,75% secara tahunan atau year on year (yoy). Pertumbuhan keuntungan tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan non bunga dan penurunan beban provisi seiring membaiknya kualitas aset perseroan. Sedangkan pendapatan bunga bersih (NII) turun 1,02% menjadi Rp 1,63 triliun. Melansir laporan keuangan semester I-2024 Bank Mandiri Taspen, Jumat (2/8), pendapatan non bunganya mencapai Rp 255,3 miliar atau meningkat 23,8% secara tahunan. Adapun beban porovisi menyusut 58,8% menjadi Rp 42,5 miliar.
Kredit Bank Mantap per Juni 2024 mencapai Rp 43,5 trilion, tumbuh 13% secara tahunan. Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 8,49% menjadi Rp 45,3 triliun. Baca Juga: Kredit Tumbuh Dua Digit Angkat Laba Bank-Bank Besar Pertumbuhan kredit diikuti dengan perbaikan kualitas aset. Rasio non performing loan (NPL) bank ini susut dari 0,74% pada Juni 2023 menjadi Rp 0,36%. Adapun margin bunga bersi (NIM) perseroan turun dari 6,13% menjadi5,42%. Di tengah kinerja apik di paruh pertama 2024, Bank Mandiri Taspen menggelar undian tabungan wisata rohani umroh. Total ada 8 orang pemenang bersama pasangannya yang diberangkatkan pada 2 Agustus 2024. Direktur Bisnis Mandiri Taspen Maswar Purnama mengatakan bahwa pemberangkatan umroh nasabah ini pertama kali dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas kinerja Bank Mandiri Taspen yang terus meningkat. “Ini merupakan hadiah dari aktifitas mereka bertransaksi di Bank Mandiri Taspen. Mudah-mudahan aktifitas ini bisa meningkatkan user experience sehingga mereka akan tertarik untuk menggunakan fitur- fitur electronic banking yang ada di Bank Mandiri Taspen,” ujar Maswar. Baca Juga: Sah! OCBC NISP Kantongi Restu Merger dengan Bank Commonwealth