Kinerja Yahoo Mengecewakan



SAN FRANCISCO. Upaya Yahoo Inc untuk memperbaiki kinerjanya di kuartal dua 2010 masih belum berhasil. Hasil kinerja yang dirilis Selasa sore waktu AS membuat investor meragukan strategi CEO Yahoo Carol Bartz. Bartz yang memimpin Yahoo sejak 18 bulan lalu diharapkan mampu memperbaiki kinerja dan mengangkat harga sahamnya. Asal tahu saja, harga saham Yahoo sudah melorot 6% sepanjang tahun ini.

Sebenarnya, Bartz sudah berhasil meningkatkan pendapatan Yahoo dengan memangkas beban operasional sebesar 10%. Namun sejauh ini, langkah tersebut belum mampu meningkatkan pendapatan secara dramatis. Padahal, itu sangat penting untuk meraih kepercayaan Wall Street.“Fokus utama kami saat ini adalah meningkatkan pendapatan,” jelas Barz kepada analis.

Pendapatan Yahoo di kuartal dua 2010 hanya tumbuh 2%. Ini tentunya sangat mengecewakan. Sebab, pada periode yang sama, Google Inc berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 24%. Baik Google maupun Yahoo sama-sama mendapatkan pendapatan dari iklan online. Ini merupakan salah satu sektor yang paling cepat pulih dari Great Recession beberapa waktu lalu dibanding sektor lainnya.


Catatan saja, pendapatan Yahoo mencapai US$ 213 juta atau 15 sen per saham di kuartal dua. Sementara, pada periode yang sama tahun lalu, pendapatan bersih mencapai US$ 141 juta atau 10 sen per saham. Dengan demikian, ada kenaikan sekitar 15%.

Kinerja Yahoo sebenarnya akan lebih baik jika dollar tidak menguat. Belakangan, penguatan dollar terjadi setelah investor khawatir akan krisis utang Eropa. Adanya perubahan kurs membuat pendapatan Yahoo dari luar negeri terkikis. Padahal, sekitar 29% pendapatan Yahoo berasal dari luar negeri. Kawasan Eropa menyumbang sekitar 9% dari total pendapatan.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie