KONTAN.CO.ID - Hubungan diplomatik antara Inggris dan Amerika Serikat (AS) memasuki babak baru yang krusial. Istana Buckingham mengumumkan bahwa Raja Charles III dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat pada akhir April 2026. Langkah ini dipandang luas sebagai upaya strategis Pemerintah Inggris untuk memperbaiki keretakan hubungan dengan Presiden Donald Trump yang dipicu oleh dinamika perang Iran. Melansir laporan Reuters, kunjungan ini merupakan kunjungan kenegaraan pertama oleh monarki Inggris ke AS sejak tahun 2007, saat mendiang Ratu Elizabeth II melakukan lawatan serupa.
Detail Keretakan Hubungan dan Misi Perbaikan
Ketegangan antara London dan Washington bersumber dari keengganan PM Keir Starmer untuk terlibat penuh dalam perang Iran. Sebelumnya, Starmer menolak memberikan izin bagi AS untuk menggunakan pangkalan militer Inggris sebagai titik peluncuran serangan awal. Meskipun saat ini pasukan AS telah diizinkan melakukan apa yang disebut Starmer sebagai serangan defensif, hubungan keduanya tetap dingin. Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah beberapa poin utama yang memicu ketegangan:- Kritik Tajam Trump: Presiden Trump secara terbuka mengkritik Starmer di media sosial Truth Social dengan menyebutnya bukan sosok seperti Winston Churchill dan menuduhnya telah merusak aliansi historis.
- Isu Pangkalan Diego Garcia: Trump menyatakan keberatan atas kesepakatan Inggris dengan Mauritius terkait kedaulatan Kepulauan Chagos, lokasi pangkalan udara strategis Diego Garcia.
- Krisis Bahan Bakar: Di tengah pengumuman kunjungan ini, Trump melontarkan serangan verbal terkait kesulitan Inggris dalam mendapatkan bahan bakar jet, sembari menegaskan bahwa AS tidak akan selalu ada untuk membantu jika Inggris tidak kooperatif.
Jadwal dan Agenda Kunjungan Kenegaraan
Kunjungan ini menempatkan Raja Charles III dalam posisi yang cukup rumit secara politis. Di satu sisi, ia harus menjalankan peran sebagai diplomat ulung, namun di sisi lain, kebijakan lingkungan hidup sang Raja sangat bertolak belakang dengan pandangan Trump terkait perubahan iklim.- 27 April 2026: Kedatangan resmi Raja Charles III dan Ratu Camilla di Amerika Serikat.
- 28 April 2026: Jamuan makan malam kenegaraan (State Banquet) di Gedung Putih.
- Peringatan 250 Tahun: Partisipasi dalam seremoni sejarah kemerdekaan Amerika Serikat.
- Misi Soft Power: Pertemuan tertutup guna memperlunak potensi tarif perdagangan dan memastikan dukungan AS terhadap isu Ukraina tetap terjaga.
- Lanjutan Perjalanan: Lawatan resmi ke Bermuda setelah agenda di AS selesai.