JAKARTA. Bertambah satu lagi anak usaha Grup Bakrie yang harus merevisi laporan keuangan. Kali ini, giliran PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melakukan revisi karena salah menulis beberapa angka dalam laporan keuangan kuartal I-2009 yang tidak diaudit. Kepada otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen BUMI menyatakan, kesalahan penulisan itu hanya terdapat di catatan (notes) laporan keuangan. Tapi, ternyata banyak koreksi yang harus mereka lakukan. Senior Vice President Hubungan Investor BUMI Dileep Srivastava menyatakan, revisi tersebut tidak membawa dampak apa-apa. Sebab, BUMI hanya merevisi catatan laporan keuangan. Kesalahan bukan pada isi laporan keuangan. "Tidak ada yang berubah dengan neraca laba rugi perseroan," terang Dileep, dalam pesan singkatnya kepada KONTAN, kemarin (7/5).
Kini, Giliran BUMI yang Revisi Laporan Keuangan
JAKARTA. Bertambah satu lagi anak usaha Grup Bakrie yang harus merevisi laporan keuangan. Kali ini, giliran PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melakukan revisi karena salah menulis beberapa angka dalam laporan keuangan kuartal I-2009 yang tidak diaudit. Kepada otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen BUMI menyatakan, kesalahan penulisan itu hanya terdapat di catatan (notes) laporan keuangan. Tapi, ternyata banyak koreksi yang harus mereka lakukan. Senior Vice President Hubungan Investor BUMI Dileep Srivastava menyatakan, revisi tersebut tidak membawa dampak apa-apa. Sebab, BUMI hanya merevisi catatan laporan keuangan. Kesalahan bukan pada isi laporan keuangan. "Tidak ada yang berubah dengan neraca laba rugi perseroan," terang Dileep, dalam pesan singkatnya kepada KONTAN, kemarin (7/5).