KINO: Proyek infrastruktur dorong pertumbuhan positif consumer goods



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan personal cares dan consumer goods, PT Kino Indonesia Tbk (KINO) optimistis memandang bisnisnya tahun 2018 ini. Berbagai macam proyek infrastruktur yang dikebut tahun ini dipercaya bakal meningkatkan daya beli masyarakat.

Harry Sanusi, Presiden Direktur PT Kino Indonesia Tbk beberapa faktor di tahun politik ini bakal mendorong bisnis perseroan. "Prospek ekonomi membaik dibandingkan tahun lalu dengan adanya pilkada serentak, pembangunan infrastruktur," ungkapnya kepada Kontan.co.id, Rabu (7/3).

Belum lagi, kata Harry, Asian Games di Indonesia sebentar lagi bakal digelar. Hal tersebut diyakini bakal menjadi stimulus konsumsi masyarakat dalam waktu dekat ini.


Perseroan belum lama ini juga membentuk dua anak usaha patungan. Dalam usapa patungan ini, KINO menggandeng Wah Kong Corporation Sdn. Bhd untuk mendirikan dua anak usaha yakni PT Kino Pet World Indonesia dan PT Kino Pet World Marketing Indonesia.

Untuk pendirian kedua anak usaha tersebut KINO menggelontorkan dana Rp 1,27 miliar sedangkan Wah Kong Corporation menggelontorkan Rp 1,22 miliar di PT Kino Pet World Indonesia.

Sedangkan untuk PT Kino Pet World Marketing Indonesia, KINO menggelontorkan dana untuk penyertaan modal sebesar Rp 5,1 miliar sedangkan Wah Kong Corporation menggelontorkan dana Rp 4,9 miliar.

Tujuan transaksi ini ialah melakukan produksi, distribusi, dan penjualan salah satu produk Wah Kong Corporation yaitu makanan hewan di Indonesia serta diversifikasi portofolio produk Grup Kino.

Harry berharap aksi korporasi tersebut dapat mengerek bisnis KINO di tahun 2018 ini. "Setelah menambah portofolio produk baru, harapannya produk-produk tersebut dapat segera diterima sehingga pendapatan Kino untuk tahun ini bisa naik dan Kino akan tetap meluncurkan produk baru yang menarik ke depannya," beber Harry.

Mengenai rencana kerjasama baru di tahun ini, Harry masih belum dapat menguraikannya lebih jauh. "Apabila ada kerjasama lainnya, maka kami akan sampaikan informasinya kepada publik," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi