KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan bahwa upaya mengubah status quo Taiwan melalui kekuatan atau tekanan tidak akan membawa perdamaian sejati. Penegasan itu disampaikan Lai dalam surat kepada Paus Leo yang dirilis kantor kepresidenan Taiwan pada Jumat (30/1/2026). Surat tersebut ditulis sebagai respons atas pesan Hari Perdamaian Dunia yang disampaikan Paus Leo pada 1 Januari 2026. Dalam suratnya, Lai menekankan bahwa demokrasi, perdamaian, dan kesejahteraan merupakan jalan nasional Taiwan sekaligus penghubung Taiwan dengan komunitas internasional. Lai menyatakan, di tengah tekanan militer jangka panjang dan intimidasi politik dari negara-negara otoriter di kawasan, Taiwan secara konsisten memilih menjaga perdamaian di Selat Taiwan melalui langkah-langkah nyata.
Kirim Surat ke Paus, Presiden Taiwan: Perdamaian Sejati Tidak Dicapai dengan Paksaan
KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan bahwa upaya mengubah status quo Taiwan melalui kekuatan atau tekanan tidak akan membawa perdamaian sejati. Penegasan itu disampaikan Lai dalam surat kepada Paus Leo yang dirilis kantor kepresidenan Taiwan pada Jumat (30/1/2026). Surat tersebut ditulis sebagai respons atas pesan Hari Perdamaian Dunia yang disampaikan Paus Leo pada 1 Januari 2026. Dalam suratnya, Lai menekankan bahwa demokrasi, perdamaian, dan kesejahteraan merupakan jalan nasional Taiwan sekaligus penghubung Taiwan dengan komunitas internasional. Lai menyatakan, di tengah tekanan militer jangka panjang dan intimidasi politik dari negara-negara otoriter di kawasan, Taiwan secara konsisten memilih menjaga perdamaian di Selat Taiwan melalui langkah-langkah nyata.
TAG: