KKP fokus kembangkan benih ikan bermutu untuk MEA



JAKARTA. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Slamet Soebjakto mengatakan, pihaknya fokus dalam membuat dan menyebarkan benih ikan bermutu untuk meningkatkan daya saing era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Dengan adanya MEA, kita harus meningkatkan daya saing produk perikanan budidaya, salah satunya peningkatan kualitas benih, melalui produksi benih bermutu," kata Slamet Soebjakto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (13/5)JAj.

Menurut dia, semua unit pembenihan yang merupakan pelaksana teknis Ditjen Perikanan Budidaya dan ujung tombak di lapangan akan didorong untuk menghasilkan benih bermutu.


Ia mengemukakan, fokus pada benih bermutu itu juga sebagai bentuk KKP dalam memperhatikan kelestarian lingkungan yang mendukung keberlanjutan.

"Kebijakan yang diambil saat ini, tentunya akan memberikan dampak yang positif bagi anak cucu kita di masa depan, dan menjadi bangsa yang berdaulat dan mandiri, yang mampu bersaing secara global dan masyarakatnya sejahtera," katanya.

Hal itu, ujar Slamet juga selaras dengan program pembangunan perikanan budidaya yang mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan.

Sebelumnya, Dirjen Budidaya Perikanan KKP Slamet Soebjakto menyatakan program bantuan 100 juta ekor benih ikan kepada masyarakat pembudidaya ditargetkan rampung pada bulan November 2016.

"Saat ini realisasi bantuan benih ikan sudah hampir 22 juta ekor untuk seluruh Indonesia," kata Slamet Soebjakto dalam rilis berita KKP di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, realisasi bantuan benih ikan tersebut juga dilakukan secara merata alokasinya antara di Jawa dan luar Jawa.

Ia mengemukakan, program 100 juta benih itu juga bakal membuat posisi Balai Benih Ikan (BBI) menjadi semakin penting.

Hal tersebut, lanjutnya, karena unit pelaksana teknis (UPT) baik yang di bawah naungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, juga semakin diandalkan untuk pengadaan benih dan induk.

Berdasarkan data KKP, target produksi perikanan budidaya pada tahun 2016 ini tercatat 19,5 juta ton, sedangkan pada 2017 ditargetkan mencapai 22 juta ton sehingga penyebaran benih kepada masyarakat juga penting untuk mewujudkannya.

Slamet juga menuturkan, program bantuan benih dan induk ikan bagi para pembudidaya merupakan instruksi langsung Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dikky Setiawan