JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya mendorong peningkatan produksi perikanan budidaya dengan memenuhi kebutuhan komponen produksi secara mandiri. Pakan ikan atau udang menjadi komponen produksi utama yang menentukan keberhasilan produksi perikanan budidaya, khususnya budidaya ikan air tawar. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan sepanjang tahun 2014, produksi perikanan budidaya meliputi rumput laut, ikan danudang mencapai 14,52 juta ton. Sementara itu, pada tahun 2015 ini, pemerintah menargetkan produksi perikanan budidaya bisa mencapai 17,9 juta ton. Komoditas itu terdiri dari ikan 7,6 juta ton dan rumput laut basah 10,3 juta ton. Kebutuhan pakan ikan dan udang untuk memenuhi target produksi tersebut adalah sebesar 8,728 juta ton. "Sebanyak 60% merupakan kebutuhan pakan ikan air tawar seperti ikan mas, nila, gurame, patin dan lele", ungkap Susi di akhir pekan.
KKP targetkan produksi 17,9 ton perikanan budidaya
JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya mendorong peningkatan produksi perikanan budidaya dengan memenuhi kebutuhan komponen produksi secara mandiri. Pakan ikan atau udang menjadi komponen produksi utama yang menentukan keberhasilan produksi perikanan budidaya, khususnya budidaya ikan air tawar. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan sepanjang tahun 2014, produksi perikanan budidaya meliputi rumput laut, ikan danudang mencapai 14,52 juta ton. Sementara itu, pada tahun 2015 ini, pemerintah menargetkan produksi perikanan budidaya bisa mencapai 17,9 juta ton. Komoditas itu terdiri dari ikan 7,6 juta ton dan rumput laut basah 10,3 juta ton. Kebutuhan pakan ikan dan udang untuk memenuhi target produksi tersebut adalah sebesar 8,728 juta ton. "Sebanyak 60% merupakan kebutuhan pakan ikan air tawar seperti ikan mas, nila, gurame, patin dan lele", ungkap Susi di akhir pekan.