Klaim Asuransi Komersial Naik 11,12% di Tengah Perlambatan Pendapatan Premi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembayaran klaim industri asuransi komersial mengalami peningkatan hingga April 2026.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai klaim tumbuh dua digit secara tahunan di tengah perlambatan pendapatan premi.

Berdasarkan data OJK, total klaim asuransi komersial mencapai Rp 75,76 triliun per April 2026 atau meningkat 11,12% secara tahunan (year on year/YoY).


Di sisi lain, akumulasi pendapatan premi asuransi komersial hingga April 2026 tercatat sebesar Rp 116,01 triliun. Nilai tersebut mengalami kontraksi 0,36% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Klaim Asuransi Komersial Capai Rp 38,63 Triliun, Naik 8,26% per Februari 2026

Pendapatan premi tersebut merupakan gabungan dari premi asuransi jiwa serta premi asuransi umum dan reasuransi.

Secara rinci, premi asuransi jiwa tercatat sebesar Rp 62,58 triliun atau tumbuh 3,28% YoY. Sementara itu, premi asuransi umum dan reasuransi mencapai Rp 53,43 triliun atau terkontraksi 4,32% YoY.

Meski klaim meningkat, kondisi permodalan industri asuransi masih terjaga.

OJK mencatat risk based capital (RBC) industri asuransi jiwa berada di level 476,11%, sedangkan RBC asuransi umum dan reasuransi mencapai 311,74%. Kedua rasio tersebut masih jauh di atas ketentuan minimum sebesar 120%.

Adapun total aset asuransi komersial tercatat sebesar Rp 984,2 triliun per April 2026 atau tumbuh 4,65% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Klaim Asuransi Komersial Capai Rp 55,82 Triliun per Maret 2026

Sebagai gambaran, total aset industri asuransi secara keseluruhan mencapai Rp 1.202,16 triliun hingga April 2026, meningkat 3,39% secara tahunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News