KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyebut klaim asuransi pengangkutan barang atau marine cargo yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan premi, sampai saat ini masih relatif terkendali. Hanya saja ini perlu menjadi perhatian industri. Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat klaim asuransi marine cargo naik 16,95% per Agustus 2026, jauh di atas kenaikan premi yang hanya 3,49%. Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengatakan, data statistik AAUI hingga semester I-2026 menunjukkan pola serupa. Premi marine cargo tumbuh 4,4% secara year on year (YoY) menjadi Rp 2,89 triliun. Sebailknya, klaim melonjak 25,3% secara year on year (YoY) menjadi Rp 845 miliar dari Rp 674 miliar. Rasio klaim terhadap premi pun naik dari 24,3% menjadi 29,2% .
Klaim Asuransi Marine Cargo Masih Terkendali meski Tumbuh Lebih Cepat dari Premi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyebut klaim asuransi pengangkutan barang atau marine cargo yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan premi, sampai saat ini masih relatif terkendali. Hanya saja ini perlu menjadi perhatian industri. Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat klaim asuransi marine cargo naik 16,95% per Agustus 2026, jauh di atas kenaikan premi yang hanya 3,49%. Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengatakan, data statistik AAUI hingga semester I-2026 menunjukkan pola serupa. Premi marine cargo tumbuh 4,4% secara year on year (YoY) menjadi Rp 2,89 triliun. Sebailknya, klaim melonjak 25,3% secara year on year (YoY) menjadi Rp 845 miliar dari Rp 674 miliar. Rasio klaim terhadap premi pun naik dari 24,3% menjadi 29,2% .