KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Klaim mengenai posisi Indonesia yang menduduki peringkat kedua dunia dalam hal ketahanan energi di tengah gejolak geopolitik global mendapat sorotan. Meski memiliki modal sumber daya alam yang melimpah, Indonesia dinilai masih memiliki kerentanan terutama pada sektor minyak mentah. Pengamat Energi Universitas Indonesia (UI), Iwa Garniwa menilai, klaim peringkat tersebut biasanya merujuk pada subindikator tertentu seperti ketersediaan sumber daya (resource availability), bukan indeks komposit secara menyeluruh. Menurutnya, Indonesia memang unggul karena memiliki cadangan batubara, LNG, geotermal hingga mineral kritis yang melimpah. "Indonesia sering masuk peringkat atas di kategori energy supply resilience atau resource self sufficiency karena tiga faktor utama sumber daya domestik melimpah, diversifikasi sumber energi, dan stabilitas geopolitik relatif," ujarnya kepada Kontan, Senin (4/5/2026).
Klaim Indonesia Peringkat Dua Ketahanan Energi, Begini Ini Fakta Sebenarnya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Klaim mengenai posisi Indonesia yang menduduki peringkat kedua dunia dalam hal ketahanan energi di tengah gejolak geopolitik global mendapat sorotan. Meski memiliki modal sumber daya alam yang melimpah, Indonesia dinilai masih memiliki kerentanan terutama pada sektor minyak mentah. Pengamat Energi Universitas Indonesia (UI), Iwa Garniwa menilai, klaim peringkat tersebut biasanya merujuk pada subindikator tertentu seperti ketersediaan sumber daya (resource availability), bukan indeks komposit secara menyeluruh. Menurutnya, Indonesia memang unggul karena memiliki cadangan batubara, LNG, geotermal hingga mineral kritis yang melimpah. "Indonesia sering masuk peringkat atas di kategori energy supply resilience atau resource self sufficiency karena tiga faktor utama sumber daya domestik melimpah, diversifikasi sumber energi, dan stabilitas geopolitik relatif," ujarnya kepada Kontan, Senin (4/5/2026).
TAG: