Klaim kondisi terkendali, Luhut proyeksikan kasus Covid-19 melandai pekan depan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim penanganan virus corona (Covid-19) di Indonesia terkendali.

Luhut menegaskan dapat menunjukkan bukti penanganan Covid-19 di Indonesia terkendali.

"Jadi yang bicara tidak terkendali itu bisa datang ke saya, nanti saya tunjukkan ke mukanya bahwa kita terkendali," ujar Luhut saat konferensi pers usai rapat terbatas, Senin (12/7).


Luhut menyebut penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang hampir mencapai target. Berdasarkan pantauan, mobilitas selama PPKM Darurat menurun 10%-15% dari target sebesar 20%.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Senin (12/7): Rekor lagi, tambah 40.427 kasus, ingat 5 M

Sebelumnya, Luhut sempat mendorong penurunan mobilitas dapat mencapai 50%. Hal tersebut dibutuhkan untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Delta.

Meski begitu, Luhut memproyeksikan lonjakan kasus di Indonesia dapat melandai. Salah satu faktornya adalah meningkatnya angka kesembuhan di Indonesia.

"Jadi kami berharap minggu depan sudah mulai, mungkin kalau semua berjalan kita disiplin, akan mulai flattening," terang Koordinator PPKM Darurat Jawa dan Bali tersebut.

Menurutnya, PPKM Darurat perlu dibarengi dengan upaya percepatan vaksinasi. Selain itu kerjasama seluruh pihak untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan juga membantu mencegah penyebaran Covid-19.

Sebagai informasi, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, terdapat tambahan 40.427 kasus harian pada Senin (12/7). Angka tersebut merupakan yang tertinggi selama masa pandemi Covid-19.

Sementara itu kasus aktif tercatat sebanyak 380.797 kasus. Penambahan kasus sembuh pun mencetak rekor tertinggi sebanyak 34.754 kasus.

Selanjutnya: UPDATE Vaksinasi Covid-19, Senin (12/7): Tambahan vaksinasi hanya 126.292 dosis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi