Klaim Reasuransi MAIPARK Turun 27,75% pada Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan reasuransi, PT Reasuransi MAIPARK Indonesia (MAIPARK) mencatat adanya penurunan realisasi pembayaran klaim pada kuartal I-2026. 

Presiden Direktur Kocu Andre Hutagalung mengatakan bahwa pembayaran klaim perusahaan hingga akhir Maret 2026 turun 27,75% secara tahunan atau year on year (YoY). Namun, ia tak merinci besaran angka klaim tersebut.

“Sesuai dengan keahlian utama kami, lini asuransi gempa bumi tetap menjadi penyumbang terbesar terhadap realisasi pembayaran klaim perusahaan,” ujar Kocu kepada Kontan, Rabu (14/5/2026).


Baca Juga: BJB Syariah Catat Kenaikan Pembiayaan Emas Capai 26% di Triwulan I-2026

Selain itu, MAIPARK juga mencatat rasio klaim atau claim ratio yang relatif rendah. Hingga akhir kuartal I-2026, claim ratio perusahaan berada di level 0,57%.

Untuk mengoptimalkan keberlanjutan bisnis, MAIPARK menyiapkan sejumlah strategi sepanjang 2026. Salah satunya melalui pembaruan pemodelan risiko gempa bumi dan banjir.

Menurut Kocu, langkah tersebut dilakukan guna memastikan struktur tarif asuransi yang ideal dan berkelanjutan bagi industri asuransi nasional.

Di samping itu, MAIPARK juga mengembangkan asuransi parametrik sebagai alternatif solusi perlindungan risiko bencana. Skema tersebut dinilai mampu menghadirkan proses pencairan klaim yang lebih cepat dan transparan karena berbasis parameter data terukur.

“MAIPARK juga terus mendorong digitalisasi operasional dan integrasi sistem guna menciptakan tata kelola yang lebih efisien dan transparan,” tambahnya.

Melalui berbagai strategi tersebut, perusahaan berharap dapat memperkuat kapasitas industri dalam menghadapi risiko bencana sekaligus menjaga kinerja bisnis tetap sehat sepanjang tahun ini.

Baca Juga: Aslindo: Literasi Keuangan Jadi Kunci Tingkatkan Kinerja Penyaluran LKM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News