JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) sudah merealisasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 600 miliar di semester I. Jumlah tersebut setara 40% dari total dana capex perseroan yang ditargetkan sebesar Rp 1,5 triliun tahun ini. Vidjongtius, Direktur Keuangan sekaligus Sekretaris Perusahaan KLBF mengungkapkan, dana capex itu digunakan untuk membuat pabrik obat kanker (onkologi) yang sudah hampir selesai. Selain itu, dana digunakan untuk membuka cabang baru Kalbe Farma di Banjarmasin, Solo, Bali, Pontianak, Jambi dan Cirebon. "Kami menginginkan sampai akhir tahun membuka 6 sampai 7 cabang lagi. Tapi yang benar-benar sudah terselesaikan paling tidak baru 4 sampai 5 cabang. Sisanya mungkin tahun depan akan terselesaikan," kata dia Kamis (25/7) malam.
KLBF telah menyerap 40% belanja modal
JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) sudah merealisasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 600 miliar di semester I. Jumlah tersebut setara 40% dari total dana capex perseroan yang ditargetkan sebesar Rp 1,5 triliun tahun ini. Vidjongtius, Direktur Keuangan sekaligus Sekretaris Perusahaan KLBF mengungkapkan, dana capex itu digunakan untuk membuat pabrik obat kanker (onkologi) yang sudah hampir selesai. Selain itu, dana digunakan untuk membuka cabang baru Kalbe Farma di Banjarmasin, Solo, Bali, Pontianak, Jambi dan Cirebon. "Kami menginginkan sampai akhir tahun membuka 6 sampai 7 cabang lagi. Tapi yang benar-benar sudah terselesaikan paling tidak baru 4 sampai 5 cabang. Sisanya mungkin tahun depan akan terselesaikan," kata dia Kamis (25/7) malam.