Kloter Pertama Haji Pulang Hari Ini: Jemaah Diminta Kurangi Aktivitas & Bersiap



KONTAN.CO.ID – MAKKAH. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 mengimbau jemaah haji Indonesia yang masuk gelombang pemulangan pertama ke Tanah Air untuk mengurangi aktivitas di luar hotel dan mulai mempersiapkan diri jelang keberangkatan ke Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.

Kepala Bidang Layanan Transportasi PPIH Arab Saudi 2026 Syarif Rahman mengatakan, pada hari ini (1/6/2026), sebanyak 17 kelompok terbang (kloter) dijadwalkan mulai diberangkatkan dari Makkah ke Jeddah menuju Indonesia. Seluruh jemaah yang masuk dalam kloter tersebut diminta fokus menjaga kondisi fisik dan memastikan kesiapan sebelum berangkat.

Menurut Syarif, sebagian besar jemaah telah menuntaskan tawaf ifadah, bahkan ada yang mulai melaksanakan tawaf wada sebagai bagian akhir rangkaian ibadah sebelum pulang ke Tanah Air. Meski demikian, ia mengingatkan jemaah tidak memaksakan diri beraktivitas terlalu padat menjelang keberangkatan.


“Kami mengimbau kepada jemaah melalui ketua kloter masing-masing untuk bersinergi, untuk mengingatkan jadwalnya kapan. Jangan sampai kemudian mereka itu tertinggal karena tidak memahami jadwal atau kemudian tertinggal karena terpaksa sakit,” ujar Syarif di Makkah, Minggu (31/5/2026).

Baca Juga: Jelang Kepulangan, Jemaah Haji Diimbau Tak Bawa Air Zamzam di Dalam Koper

Ia menjelaskan jemaah sebaiknya memanfaatkan sisa waktu di Makkah untuk beristirahat di hotel agar kondisi tetap prima. Sebab, mulai malam hari sebagian jemaah sudah dijadwalkan check out dan bergerak menuju bandara untuk proses pemulangan.

Syarif menambahkan, sesuai prosedur operasional di Bandara Jeddah, seluruh jemaah sudah harus tiba di bandara sekitar enam jam sebelum jadwal penerbangan. Karena itu, kesiapan sejak awal dinilai penting agar proses keberangkatan berjalan tertib dan lancar.

PPIH juga memastikan kesiapan armada bus yang akan membawa jemaah menuju bandara. Tahun ini, bus yang digunakan untuk kepulangan merupakan armada yang sama dengan yang mengantar jemaah saat kedatangan di Arab Saudi.

Untuk setiap kloter berisi sekitar 360 jemaah disiapkan sembilan bus. Sementara kloter dengan jumlah jemaah lebih besar mendapat tambahan armada sesuai kebutuhan. Petugas optimistis kapasitas transportasi mencukupi untuk mendukung proses pemulangan jemaah ke Tanah Air.

Baca Juga: Berlaku Hari Ini! Ekspor Batubara, CPO dan Ferro Alloy Wajib Dilaporkan ke PT DSI

Selain itu, petugas juga tetap memprioritaskan kelompok lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan dalam proses naik bus menuju bandara agar proses keberangkatan berlangsung lebih tertib dan nyaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News