KONTAN.CO.ID – MADINAH. Kloter pertama dari Tanah Air dilaporkan telah tiba dengan selamat di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, pada Rabu (22/4/2026) pagi. Penerbangan awal ini mengangkut jemaah dari Kloter 1 Embarkasi Yogyakarta (YIA 1) sebanyak serta Kloter 1 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 1). Berdasarkan pantauan di lapangan, rombongan asal Yogyakarta menjadi yang pertama mendarat di Madinah. Pesawat dengan nomor penerbangan GA6501 tiba pada pukul 06.20 Waktu Arab Saudi (WAS).
Baca Juga: Menlu Buka Suara Soal AS Minta Izin Lintas Udara Sebelumnya, pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan mengalami keterlambatan sekitar 37 menit dari jadwal yang direncanakan. Kloter ini mengangkut total 360 orang, terdiri dari 157 laki-laki dan 203 perempuan. Dari jumlah tersebut, 356 orang merupakan jemaah haji termasuk 116 lansia sementara sisanya adalah petugas pendamping. Tim pendamping dalam kloter ini terdiri atas dokter, perawat, ketua kloter, serta pembimbing ibadah. Selain itu, terdapat pula petugas haji daerah yang bertugas memberikan layanan kesehatan dan umum. Setibanya di Madinah, seluruh jemaah YIA 1 langsung diarahkan menuju Taiba Front Hotel yang berlokasi dekat dengan Masjid Nabawi. Penantian 14 Tahun Terwujud Momen kedatangan di Tanah Suci disambut penuh haru oleh para jemaah. Salah satunya Supomo Sentikno Sentono (66), jemaah asal Yogyakarta, yang mengaku bersyukur akhirnya dapat berangkat haji setelah menunggu lebih dari satu dekade. "Alhamdulillah setelah 14 tahun menunggu bisa naik haji. Alhamdulillah saya akan haji bersama dengan anak dan istri," ujarnya. Kloter Jakarta (JKG 1) Gunakan Layanan Fast Track Setelah kloter Yogyakarta, rombongan dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 1) juga tiba di Madinah. Pesawat yang membawa kloter ini berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 01.42 WIB, mengalami penundaan hampir satu jam dari jadwal awal, serta tiba di Madinah pukul 06.50 waktu Arab Saudi. Kloter JKG 1 membawa total 389 jemaah, dengan 82 orang di antaranya merupakan lansia. Setibanya di Madinah, jemaah akan ditempatkan di Makarim Suites Apartment.
Berbeda dengan kloter Yogyakarta, jemaah JKG 1 memanfaatkan layanan Fast Track (Makkah Route). Melalui fasilitas ini, proses keimigrasian Arab Saudi telah diselesaikan sejak di Indonesia. Dengan demikian, waktu tunggu di Bandara Madinah menjadi jauh lebih singkat. Setibanya di lokasi, jemaah dapat langsung keluar dari terminal dan menuju bus yang telah disiapkan untuk mengantar ke hotel tanpa harus melalui antrean pemeriksaan dokumen yang panjang Baca Juga:
Purbaya Akan Ajukan Pengganti 3 Dirjen Kemenkeu ke Presiden pada Mei 2026 Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News