KONTAN.CO.ID - Kerja sama terhadap pemberian pelatihan dan pendampingan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar quality, cost, delivery (QCD) serta memberikan kesempatan UMKM menjadi rantai pasok perusahaan. Program kerjasama yang mengusung tema Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang dilakukan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) dalam hal Pembinaan dan Fasilitasi Pemasaran UMKM. Kerja sama yang dilakukan oleh kedua belah pihak sejalan dengan Instrusksi Presiden (INPRES) No 2 tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Koperasi dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Harapannya dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang semakin tinggi, keberadaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga lembaga negara, mulai dari level daerah hingga pusat, dapat menjadi pasar yang kondusif dan ramah bagi produk-produk berkualitas hasil produksi UMKM dalam negeri. Direktur Utama SIG Donny Arsal mengungkapkan, SIG sebagai BUMN akan selalu mendukung program yang dicanangkan oleh Pemerintah, terutama dalam mewujudkan kontribusi BUMN untuk Indonesia. Salah satunya yaitu ‘Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia’, yang diwujudkan melalui program percepatan P3DN.
Kolaborasi SIG dan YDBA Bina UMKM Bangun Rantai Pasok Produksi Suku Cadang
KONTAN.CO.ID - Kerja sama terhadap pemberian pelatihan dan pendampingan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar quality, cost, delivery (QCD) serta memberikan kesempatan UMKM menjadi rantai pasok perusahaan. Program kerjasama yang mengusung tema Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang dilakukan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) dalam hal Pembinaan dan Fasilitasi Pemasaran UMKM. Kerja sama yang dilakukan oleh kedua belah pihak sejalan dengan Instrusksi Presiden (INPRES) No 2 tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Koperasi dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Harapannya dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang semakin tinggi, keberadaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga lembaga negara, mulai dari level daerah hingga pusat, dapat menjadi pasar yang kondusif dan ramah bagi produk-produk berkualitas hasil produksi UMKM dalam negeri. Direktur Utama SIG Donny Arsal mengungkapkan, SIG sebagai BUMN akan selalu mendukung program yang dicanangkan oleh Pemerintah, terutama dalam mewujudkan kontribusi BUMN untuk Indonesia. Salah satunya yaitu ‘Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia’, yang diwujudkan melalui program percepatan P3DN.