Kolaborasi XL Axiata & Cisco Siapkan Jaringan 5G untuk Mendukung Layanan Solusi IOT



KONTAN.CO.ID - BARCELONA. Hajatan Mobile World Congress 2023 yang berlangsung pekan ini di Barcelona, Spanyol, menjadi momentum yang pas bagi pelaku industri telekomunikasi mobile untuk networking dan menjalin kerja sama. Begitu halnya yang dilakukan XL Axiata dan Cisco.

Berlangsung Senin (27/2) lalu, XL Axiata dan Cisco sepakat meneken nota kesepahaman (MoU) yang penting untuk masa depan bisnis operator. Yakni, meningkatkan kemampuan jaringan XL Axiata untuk otomatisasi end-to-end dan routed optical networking untuk mendukung transformasi ke jaringan 5G dan memperlancar konektivitas internet of things (IoT).

Sebagaimana diketahui, XL Axiata saat ini memiliki lebih dari 57 juta pelanggan di Indonesia, dengan jangkauan jaringan luas yang melayani lebih dari 61.000 desa, 5.700 kecamatan, dan 469 kabupaten/kota di 34 provinsi di seluruh Indonesia. 


Sementara, Cisco dikenal sebagai salah satu pemimpin dunia dalam teknologi internet yang mencakup pengembangan layanan internet of things (IoT) kepada pelanggan di banyak negara. Salah satunya berupa layanan baru solusi IoT yang dapat memacu transformasi digital di berbagai industri.

Baca Juga: XL Axiata Menyediakan Jaringan Hibrid LTE di Area Tambang Pamapersada Nusantara

Tentu kolaborasi antara XL Axiata dan Cisco ini saling menguntungkan alias win-win kedua belah pihak. XL Axiata sendiri terus meningkatkan kapasitas jaringannya melalui strategi berbasis data dan investasi di inovasi mutakhir.  

Menyusul penerapan Cisco Ultra Traffic Optimization pada tahun 2022, XL Axiata juga akan menerapkan otomatisasi untuk menangani domain multi-layer di seluruh IP & optik, dan multi-deployment antar lintas wilayah Indonesia. Berkat solusi dari Cisco tersebut, XL Axiata berpotensi menghemat daya hingga 45% dan hingga 70% ruang untuk peralatan.

Dengan penerapan otomasi dan Cisco Routed Optical Networking ini, XL Axiata berencana memperluas daya jelajahnya dalam melayani pelanggan. Berbagai sektor industri, seperti keuangan, ritel, maupun pemerintahan tentu membutuhkan jaringan IoT yang kuat.

Bagi XL Axiata, transisi ke routed optical networking meningkatkan ketahanan jaringan dan mendukung service level agreements (SLA) yang lebih luas sebagai dasar untuk layanan 5G mendatang.  Selain itu, XL Axiata bisa membuat seluruh jaringan lebih otomatis untuk menyebarkan layanan lebih cepat (dari 100 hari menjadi 40 hari).  

Tak hanya itu, ada juga penghematan total biaya kepemilikan yang signifikan hingga 45% dari konsolidasi peralatan jaringan, baik dari IP maupun optik, konsumsi daya, ruangan, sekaligus mengoptimalkan biaya operasional (opex) melalui otomatisasi.

Baca Juga: XL Axiata (EXCL) Cetak Laba Rp 1,1 Triliun, Turun 13,8%

“Mengkonsep ulang mobile networking adalah inti dari strategi XL Axiata. Nah, keputusan kami untuk terus maju dengan kecepatan penuh Cisco Routed Optical Networking dan otomatisasi ini menunjukkan upaya kami untuk memanfaatkan inovasi teknologi di setiap lapisan,” kata Yessie D.  Yosetya, Director dan & Chief Digital Transformation and Enterprise Business Officer Chief Information Officer, XL Axiata.  

“Kami tahu bahwa Cisco akan berjalan seiring dengan kami saat kami mengerjakan setiap fase dalam menerapkan teknologi baru ini dan menyelaraskannya dengan tujuan bisnis kami,” lanjut Yessie.

Begitu pula buat Cisco. “Cisco dan XL Axiata berada di jalur yang tepat untuk mengubah cara membangun infrastruktur jaringan demi menghubungkan sebanyak mungkin orang ke layanan internet berkualitas,” kata Sanjay Kaul, Presiden Layanan Provider Asia Pasifik & Jepang, Cisco.  

“XL Axiata terus menandai milestone penting untuk membawa jaringannya ke level berikutnya, dan bersama-sama kami menampilkan cetak biru masa depan internet guna mendukung pengalaman dunia nirkabel dan cloud kami,” lanjut Kaul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati